Sipir selundupkan sabu

Pasutri Tersangka Pemilik Sabu 20,5 Kg Diboyong ke Jakarta, Oknum Sipir Jaringan Narkoba di Aceh

"Untuk kepentingan pengembangan, tersangka Dusthur dan Nur Maidah, serta barang bukti sabu-sabu seberat 20,5 tersebut akan kita bawa ke Jakarta..."

Pasutri Tersangka Pemilik Sabu 20,5 Kg Diboyong ke Jakarta, Oknum Sipir Jaringan Narkoba di Aceh
Serambi
Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Drs Arman Depari, didampingi Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, Kepala BNNK Langsa, AKBP Navry Yulenny, Wakapolres Langsa, Kompol Budi Darma, saat konfrensi pers atas kasus sabu-sabu 20 Kg di halaman Kantor BNNK Langsa, Jumat (11/10/2019). SERAMBINEWS.COM/ZUBIR 

"Untuk kepentingan pengembangan, tersangka Dusthur dan Nur Maidah, serta barang bukti sabu-sabu seberat 20,5 tersebut akan kita bawa ke Jakarta hari ini," ungkap Irjend Arman Depari.

Pasutri Tersangka Pemilik Sabu 20,5 Kg Diboyong ke Jakarta, Oknum Sipir Jaringan Narkoba di Aceh 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Dusthur Bin Hanafiah Puteh (36), oknum PNS sipir Lapas Kelas II B Langsa adalah pelaku penting jaringan narkoba di Aceh. 

Ia adalah warga Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. 

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Drs Arman Depari, mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers atas kasus tersebut di halaman Kantor BNNK Langsa, Jumat (11/10/2019).

Jenderal bintang dua ini menjelaskan selain pengendali, pemilik, dan pemasok sabu-sabu, Dusthur juga diduga termasuk orang penting dalam jaringan sabu-sabu Aceh Timur yang dipasok dari Malaysia tersebut.

Untuk itu, kasus pengungkapan sabu seberat 20,5 kg dari tangan Dusthur dan istrinya, Nur Maidah, akan mendapat perhatian khusus untuk terus dikembangkan oleh pihak BNN Pusat.

"Untuk kepentingan pengembangan, tersangka Dusthur dan Nur Maidah, serta barang bukti sabu-sabu seberat 20,5 tersebut akan kita bawa ke Jakarta hari ini," ungkap Irjend Arman Depari.

Sekongkol, Oknum Sipir Lapas dan Istrinya Selundupkan Sabu dari Malaysia, Jumlahnya Fantastis

Suami Jabat Bupati dan Istri Jadi Ketua DPRD

Kopi Gayo Masih Terbaik Dunia, Hendra Budian Minta Pertani tak Terkecoh Isu Eropa Tolak Kopi Gayo

Sebelumnya dilaporkan, Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Drs Armam Depari, mengatakan total sabu-sabu sebenarnya ada 48 kg, milik tersangka Dusthur Bin Hanafiah Puteh (36), oknum Sipir LP Kelas II B Langsa.

"Pengakuan tersangka Dusthur total sabu awalnya 48 kg, namun 28 kg (28 bungkus) sabu itu, telah diditrisbusikan pelaku kepada orang lain," kata Irjen Arman Depari. 

Hadir saat konferensi pers ini Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, Kepala BNNK Langsa, AKBP Navry Yulenny, Wakapolres Langsa, Kompol Budi Darma, dan lainnya.

Deputi Pemberantasan BNN Pusat ini menyebutkan, dalam operasi pengungkapan itu BNN berhasil menyita sebanyak 20,5 kg sabu-sabu dan menangkap 2 tersangka Dusthur Bin Hanafiah Puteh (36) dan istrinya, Nur Maida Binti Abu Bakar (31).

Barang bukti sabu-sabu 20,5 kg ini disita BNN Pusat pada tanggal 7 Oktober lalu, di rumah tersangka Dusthur yang berada di Dusun Petua Amin, Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Sedangkan Dusthur ditangkap di Kota Langsa dan istrinya Nur Maida ditangkap di rumah bersamaan disita sabu-sabu seberat 20,5 kg yang dalam 20 bungkus teh merk cina warna hijau.

Kronologis pengungkapan kasus ini awalnya pihak BNN mendapat informasi dari masyarakat ada pengiriman narkotika dari Malaysia, menuju ke perairan Aceh Timur menggunakan boat.

Atas laporan ini, Tim BNN yang melakukan penyelidikan mencurigai ada keterlibatan salah satu oknum ASN sipir yang bertugas di Lapas Kelas 2 B Langsa, Dusthur dalam peredaran gelap narkotika jenis sabu ini. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved