APBK 2020
Warga Minta APBK Aceh Singkil 2020 Segera Dibahas, Fokuskan pada Pemberdayaan Ekonomi
Jika dibahas terburu-buru, dikhawatirkan anggaran yang disahkan asal jadi. Kemudiaan tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pemkab Aceh Singkil, didesak segera membahas anggaran pendapatan dan belanja kabupaten (APBK) 2020 bersama DPRK setempat mengingat tahun anggaran 2019 tinggal dua bulan lagi.
Rusli Jabat, warga Aceh Singkil, Jumat (11/10/2019) mengatakan, pembahasan anggaran harus segera dilakukan selagi masih ada waktu sekitar 2,5 bulan.
Jika dibahas terburu-buru, dikhawatirkan anggaran yang disahkan asal jadi. Kemudiaan tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.
Di sisi lain Rusli berharap APBK Aceh Singkil 2020 mengutamakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sementara untuk kegiatan fisik cukup dari Dana Otsus.
"Hentikan dulu proyek fisik yang tidak ada gunanya. Fokuslah pada pemberdayaan ekonomi," ujarnya.
Rusli Jabat mengatakan berdasarkan data BPS, Aceh Singkil masuk sebagai daerah termiskin di Aceh, dengan persentase 21,25 persen dari jumlah penduduk.
Salah satu cara mengurangi angka kemiskinan melalui kebijakan APBK yang difokuskan pada program pemberdayaan ekonomi.
Sedangkan kegiatan fisik lakukan moratorium.
• Kadiv PAS Meurah Budiman: ASN Kemenkumham Aceh yang Terlibat Narkoba akan Diberhentikan
• Penting untuk Ketahui! Begini Cara Tepat Memberikan Pertolongan Pertama untuk Korban Penikaman
• Kembangkan Pariwisata, Pemkab Aceh Singkil Diskusikan Grand Desain Pariwisata
"Agar tidak dijuluki Singkil, Aceh tersingkir. Mengingat semangat baru itu ada, dimana anggota DPRK mayoritas wajah baru," tukasnya.
Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Singkil, Ahmad Rivai mengatakan, surat penyerahan pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK 2020 sudah diserahkan ke DPRK sekitar sebulan lalu.
Sementara dokumennya KUA PPAS rencananya Senin pekan depan diserahkan ke Dewan.
"Dokumen pekan depan diserahkan dan segera dibahas," kata Ahmad Rivai.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/diskominfo-666.jpg)