Berita Subulussalam

Alat Kelengkapan DPRK Subulussalam Akhirnya Terbentuk, Ini Komposisinya

”Memang sudah dibahas, tapi untuk komposisi sebaiknya besok saja karena nanti mana tau ada koreksi payah juga,” kata Lidin.

Penulis: Khalidin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ KHALIDIN
Ketua Pengadilan Negeri Singkil, H Hamzah Sulaima SH melantik atau memandu pengucapan sumpah 20 anggota DPRK Subulussalam periode 2019-2024, Senin (19/8/2019) petang di gedung DPRK Subulussalam. 

”Memang sudah dibahas, tapi untuk komposisi sebaiknya besok saja karena nanti mana tau ada koreksi payah juga,” kata Lidin.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Setelah melalui proses yang cukup alot, mulai pembahasan fraksi-fraksi akhirnya alat kelengkapan DPR Kota Subulussalam terbentuk.

Alat kelengkapan berupa komisi-komisi dan Badan Kehormatan Dewan (BK) itu terbentuk, setelah tiga fraksi berhasil diparipurnakan, Selasa (8/10/2019) pekan lalu.

Sekretaris dewan (Sekwan) Kota Subulussalam, Lidin SH yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (17/10/2019) membenarkan, jika Pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) setempat telah selesai dibahas.

Namun, ketika ditanyai komposisi AKD Kota Subulussalam, Lidin belum berani memberikan.

Sebab, komposisi tersebut menurutnya, belum diparipurnakan.

Sehingga masih berpotensi dikoreksi.

Anggota DPR RI Illiza Saduddin Djamal: Pak JK Pantas Diusul sebagai Tokoh Penerima Nobel Perdamaian

”Memang sudah dibahas, tapi untuk komposisi sebaiknya besok saja karena nanti mana tau ada koreksi payah juga,” kata Lidin.

Sementara Berdasarkan Alat kelengkapan DPRK Subulussalam terdiri atas empat komisi.

Masing-masing komisi A yang membidangi Pemerintahan, pertanahan, hukum dan keamanan.

Komisi ini dipimpin oleh Dolly S Cibro dengan dibantu empat rekannya yakni Bahagia Maha, MSA Ridho Bancin SH, Ridwan AMa, dan Salehati. 

Kemudian Komisi B bidang perekonomian, diketuai Ari Afriadi.

Ia memimpin Komisi B bersama tiga  rekanny,a masing-masing Gusfri Maha Putra PinemSH, Karlinus, dan H Mukmin Pardosi.

Selanjutnya Komisi C bidang keuangan, pembangunan, perhubungan dan penertiban diketuai Samiun.

Ia dibantu tiga rekannya masing-masing Hariansyah, Khalidin, dan H Zainuddin.

Selanjutnya Komisi D yang membidangi Pendidikan, kesehatan, sosial, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan serta keistimewaan Aceh dijabat Ade Rizky Noviani Bru Bintang sebagai pimpinannya.

Di komisi D ini terdapat tiga anggota DPRK lainnya masing-masing Dedi, Jefri Husni dan, S Saddam Ali Husein Tumangger.

Najwa Shihab Tanya Terkait Meme Beli 01 Gratis 02, soal Jokowi-Prabowo, Begini Tanggapan Jusuf Kalla

Sementara posisi ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) dijabat Hariansyah, mantan Ketua DPRK Subulussalam periode 2014-2019.

Hariansyah dibantu dua rekannya masing-masing Karlinus dan Khalidin.

Selanjutnya Badan Legislasi (Banleg) ditempati MSA Ridho Bancin SH, selaku ketua dengan dibantu Bahagia Maha, H Zainuddin SE, Samiun, dan Salehati.

Sebelumnya, DPRK juga telah membentuk tiga fraksi.

Masing-masing satu  utuh dan dua gabungan.

Ketiganya adalah fraksi Hanura, dipimpin Ade Rizky Noviani Bru Bintang.

Serta dua gabungan yakni Fraksi Gerakan Amanat Aceh (Granat) diketuai Bahagia Maha serta Fraksi Sada Kata dikomandoi Samiun.

Berdasarkan catatan Serambinews.com, pembentukan alat kelengkapan DPRK Subulussalam ini sempat menimbulkan polemik di internal dewan.

Sehingga membuat beberapa kali sidang berlangsung alot.

Hal ini lantaran, adanya tarik menarik kepentingan di tiga fraksi gabungan yang sempat dibentuk anggota DPRK setempat.

Bahkan akibat polemik tersebut,  pembentukan alat Kelengkapan DPRK Subulussalam menjadi molor. (*)

Taklukkan Stadion Langsa

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved