Anggota DPR RI Illiza Sa'aduddin Djamal: Pak JK Pantas Diusul Jadi Tokoh Penerima Nobel Perdamaian
"Pak JK memiliki peran dan pengaruh besar dalam pencapaian proses perdamaian di Aceh, Ambon, Poso, dan bahkan di dunia internasional," kata Illiza.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
"Pak JK memiliki peran dan pengaruh besar dalam pencapaian proses perdamaian di Aceh, Ambon, Poso, dan bahkan di dunia internasional," kata Illiza.
Anggota DPR RI Illiza Sa'duddin Djamal: Pak JK Pantas Diusul sebagai Tokoh Penerima Nobel Perdamaian
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI dari Aceh, Illiza Sa'duddin Djamal, mengatakan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia, Jusuf Kalla atau lebih dikenal JK, pantas diusul sebagai tokoh penerima nobel perdamaian.
Illiza menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Kamis (17/10/2019).
"Pak JK memiliki peran dan pengaruh besar dalam pencapaian proses perdamaian di Aceh, Ambon, Poso, dan bahkan di dunia internasional.
Karena itu sangat pantas apabila beliau diusulkan sebagai sosok penerima nobel perdamaian," kata Illiza.
Mantan Wali Kota Banda Aceh itu pada malam sebelumnya ikut hadir di Studio Trans7 menyaksikan langsung penayangan program "Mata Najwa" yang menampilkan narasumber tunggal Jusuf Kalla.
• Dua Lagi Tahanan Polsek Peusangan Menyerahkan Diri, Ini Identitasnya
• VIRAL Postingan Facebook Anak Jual Ibu Rp 10 Ribu karena Penyakitan: Dia Bikin Dompet Tipis
• Pelantikan Presiden-Wakil Presiden Tiga Hari Lagi, Ini Sumpah yang akan Diucapkan Jokowi-Maruf Amin
Pekan lalu, Illiza juga diterima oleh Jusuf Kalla di Istana Wapres, membahas beberapa hal.
Salah satunya mengajak JK untuk terus mendukung pembangunan ekonomi Aceh sekalipun sudah tidak lagi menjabat.
"Pak JK dengan senang hati menyambut undangan tersebut dan bersedia memfasilitasi pelaku ekonomi untuk investasi ke Aceh," ujar Illiza.
Selain itu, Illiza juga mengajak Wapres JK dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Mesjid Indonesia untuk ikut memberantas peredaran narkoba di Aceh melalui dakwah di mesjid.
Illiza menyampaikan bahwa peredaran narkoba di Aceh sangat mencemaskan, bahkan sudah ada produksi barang haram ini Aceh.
JK kaget mendapat laporan tersebut dan menyatakan akan membantu memberantas narkoba di Aceh.
Selanjutnya disampaikan juga keberadaan perempuan Aceh dalam memajukan Aceh sangat potensial.