Breaking News:

Berita Meulaboh

Terkait Pemadaman Listrik di Sungai Mas, Ini Penjelasan PLN Meulaboh

Terkait dengan adanya pemadaman listrik yang terjadi hingga dua hari akibat gangguan, pihaknya mengaku belum menerima ada laporan persoalan tersebut.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Nur Nihayati
ilustrasi 

 Terkait dengan adanya pemadaman listrik yang terjadi hingga dua hari akibat gangguan, pihaknya mengaku belum menerima ada laporan persoalan tersebut.

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Warga di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat mengeluhkan sering padamnya listrik di kecamatan itu yang tidak menentu, bahkan terjadi hingga berhari-hari.

Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya pengajian pada malam hari serta keperluan lainnya sehari-hari yang menjadi kebutuhan, dan seiring matinya listrik juga disertai hilangnya jaringan hp.

Sementara pihak PLN menyebutkan, kawasan Sungai Mas diakui sering terjadiinya gangguan arus listrik yang disebabkan oleh pohon-pohon besar di sepanjang jalan dan rumpun bambu.

Tetty Paruntu Kader Golkar yang Peduli Lansia, Ke Istana Berkemeja Putih Tapi Tak Diundang Jokowi

Mantan Bupati Urung Dilantik Jadi Pimpinan DPRK Aceh Singkil, Ini Alasannya

Fitriyanti, Guru Honorer SD 9 Jangka Diundang Workshop ke  Bogor

Selain itu panjang jaringan ke Sungai  Mas mencapai 60 kilometer dari Meulaboh, sehingga setiap terkena pohon pada jaringan listrik tetap padam agar tidak membahaya terhadap mahkluk hidup.

Manager Area PLN Meulaboh Ediwan kepada Serambi, Senin (21/10/2019) mengatakan, kondisi cuaca ektrim sering menyebabkan terjadiniya pemadaman listrik di kawasan Sungai Mas.

Sehingga kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pemadaman, seperti tumbang pohon serta penyabab lainnya.

“Bila terjadi gangguan berat pada malam hari seperti tumpang pohon kelapa baru-baru ini itu  membutuhkan proses lama, dan harus menurunkan petugas dari Meulaboh untuk mengatasinya, sedangkan gangguan ringan itu ada petugas yang ditempatkan di kawasan Keuramat, Kecamatan Kaway XVI,” jelasnya.

“Kenapa saat terkena pohon listrik padam, itu memang ada proteksi yang kita pasang untuk pengamanan, sebab jika listrik hidup itu sangat membahayakan untuk mahkluk  hidup,” ungkap Ediwan.

Terkait dengan adanya pemadaman listrik yang terjadi hingga dua hari akibat gangguan, pihaknya mengaku belum menerima ada laporan persoalan tersebut.

Lamanya penanganan disebabkan daerah jangkauan ke Sungai Mas terlalu jauh dan disepanjang jalan banyak pohon besar dan hutan yang sering jadi penyebab listrik padam.

“Kejadian matinya listrik bukan satu atau dua jam saja, akan tetapi terjadi hingga sampai dua hari seperti yang telah terjadi baru-baru ini,” ungkap Suwardi, Keuchik Kajeung, Kecamatan Sungai Mas kepada Serambi.

Ia menambahkan, listrik dan jaringan Hp yang menjadi kebutuhan umum saat ini salah satu kendala yang diderita oleh masyarakat di kecamatan Sungai Mas, dan pihaknya berharap ada campur tangan pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Keuchik Lung Baro, Kecamatan Sungai Mas Baharuddin, bahwa persoalan padamnya listrik dan hilangnya jaring Hp sudah berlangsung dari tahun ketahun, sehingga pihaknya berharap adanya perhatian kusus untuk Sungai Mas ke depan, agar pelayanan bisa sama seperti daerah lainnya, terutama masalah listrik yang menjadi kebutuhan.

“Banyak hal yang butuh dengan listrik tersebut, akibat padamnya listrik membuat tempat-tempat pengajian jadi terkendala pada malam hari, sehingga kedepan kita harapkan adanya perhatian kusus ke daerah kami, terutama masalah listrik dan jaringan Hp,” harap Zakaria Mahmoed, salah satu tokoh masyarakat dan mantan Camat Sungai Mas.

Warga menyarankan agar di Sungai Mas itu ada petugas PLN yang siap kapan saja memperbaiki jaringan listrik jika terjadi kerusakan yang berakibat padam. Sehingga dengan demikian daerah tersebut akan semakin normal terhadap kebutuhan masyarakat.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved