Sabtu, 18 April 2026

Berita Pidie Jaya

BREAKING NEWS - Meurahdua dan Meureudu Digenangi Banjir

Hujan deras yang mengguyur Pidie Jaya sejak, Rabu (23/10/2019) malam menyebabkan sejumlah gampong di Kecamatan Meurahdua dan Meureudu terendam banjir.

Penulis: Abdullah Gani | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Hujan deras yang mengguyur Pidie Jaya sejak, Rabu (23/10/2019) malam menyebabkan sejumlah gampong di Kecamatan Meurahdua dan Meureudu terendam banjir. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Hujan deras yang mengguyur Pidie Jaya sejak, Rabu (23/10/2019) malam menyebabkan sejumlah gampong di Kecamatan Meurahdua dan Meureudu terendam banjir.

Air mulai memasuki pemukiman warga sekitar pukul 19.30 WIB dan saat berita ini dikirim pukul 23.00 WIB air terus memasuki sejumlah kawasan dan tinggi air rata-rata setengah meter.

Pun begitu, sedikit melegakan, hujan yang sebelumnya tergolong deras, kini berangsur reda.

Pantauan Serambinews.com, di Meurahdua, gampong yang terendam antara lain, Pante Beureune, Dayah Kruet, Dayah Usen, Meunasah Mancang, Meunasah Raya, Gampong Blang dan Beuringen.

Sementara Kecamatan Meureudu meliputi Gampong Masjid Tuha dan Meunasah Lhok.

Warga di dua kecamatan tersebut terpaksa harus siaga penuh terutama mereka yang mendiami sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Krueng Meureudu.

Mayoritas penduduk masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Pun begitu ada juga sebagian yang mencari lokasi yang dianggap aman atau memilih keluar dari gampong.

Paparkan Jasa Aceh untuk Indonesia, YARA Berharap Presiden Jokowi Bangun Istana di Sabang

Ini yang Dipertanyakan Dewan kepada Pertamina Terkait Kelangkaan Elpiji di Aceh Utara

Desakan Segera Salurkan ZIS Rp 8,3 Miliar Sulit  Dipenuhi Baitul Mal Abdya, Ini Penyebabnya  

Belasan orang secara silih berganti memantau kondisi air diatas jembatan Krueng Meureudu.

Sebagian diantaranya menandai masih bergerak naik atau surut. Warga mengaku khawatir dengan derasnya air sungai.

Betapa tidak, derasnya air sungai membuat penduduk dengan gerak cepat menyelamatkan harta benda ke lokasi lain.

Malah, beberapa gampong yang memang sudah menjadi langganan banjir seperti Pante Beureune, Dayah Usen dan sebagian Beuringen, barang seperti kendaraan roda dua atau sepeda motor termasuk roda empat sudah duluan diparkir di lokasi yang dianggap aman.

Catatan Serambinews.com dalam kurun sebulan terakhir sudah dua kali terjadi banjir.

Sungguh pun tidak parah, namun cukup membuat masyarakat risau terlebih warga yang tinggal sepanjang DAS. (*)  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved