Jumat, 12 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Malaysia-Aceh Jalin Kerja Sama Bilateral Perkuat Pariwisata

Pertemuan itu untuk mempererat hubungan bilateral antara Malaysia dengan Provinsi Aceh dalam beberapa bidang seperti pendidikan, keagamaan, pariwisata

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
SERAMBI/M ANSHAR
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Tuan Yang Terutama Datuk Zainal Aidin Bakar (tengah) bersama Perwakilan menteri pariwisata Malaysia, Roslan Othman (kanan) dan perwakilan menteri pendidikan Malaysia Profesor Madya Dr Mior Harris Bin (kiri) berbicara dalam konferensi pers di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Rabu (23/10/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia, Tuan Yang Terutama Datuk Zainal Abidin Bakar melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (23/10/2019).

Pertemuan itu untuk mempererat hubungan bilateral antara Malaysia dengan Provinsi Aceh dalam beberapa bidang seperti pendidikan, keagamaan, pariwisata, perdagangan, hingga investasi.

Seusai melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Aceh, Dubes Malaysia untuk Indonesia, Zainal Abidin Bakar mengatakan pihaknya sangat serius mengembangkan kerjasama tersebut.

“Setelah ini pihak kedutaan akan melihat kembali bagaimana caranya merealisasikan pembincangan tadi,” kata Zainal Abidin Bakar dalam konferensi pers di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Rabu (23/10/2019).

Bupati Shabela Ajak Warga Lebih Menghargai Para Ulama

Pemkab Aceh Tengah Diminta Bangun Balai Bahasa Gayo, Ini Manfaatnya

Stan Aceh Tamiang Pamerkan Jus Sanawi yang Diklaim Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol,Tertarik Mencoba?

Turut mendampingi Datuk Zainal saat konferensi pers, perwakilan Menteri Pendidikan Malaysia, Profesor Madya Dr Mior Harris bin Mior Harun dan perwakilan Menteri Pariwisata Malaysia, Roslan Othman.

Menurut Zainal, kedua belah ingin meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari Malaysia ke Aceh maupun sebaliknya.  Aceh, kata dia, memiliki potensi mengembangkan peluang itu hanya saja perlu meningkatkan sarana penunjang.

Dia menyampaikan, pada tahun 2018 pelancong Malaysia yang melawat ke Aceh mencapai 24 ribu orang.

Begitu juga dengan kunjungan rakyat Aceh ke Negeri Jiran, terutama dalam rangka medical tourism (berobat).   

Disisi lain, jumlah pelajar Malaysia yang menuntut ilmu ke Aceh setiap tahun, tepatnya ke UIN Ar-Raniry dan Unsyiah juga meningkat. Sebaliknya, jumlah mahasiswa Aceh yang belajar ke Malaysia juga banyak.

Zainal berharap, jumlah kunjungan ke dua sisi itu semakin meningkat pada tahun 2020.

BREAKING NEWS - Jalan Nasional Aceh-Medan di Dairi Tertimbun Longsor, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

M Farhan dan Anisa Duta Pelajar Sadar Hukum Kabupaten Bireuen, Ini Profilnya

Tak Dapat Jatah Menteri dari Jokowi, Ini Pernyataan Partai Demokrat dan Rencana Pidato Politik SBY

Saat ini, Malaysia juga terus menawarkan berbagai program untuk memancing datangnya wisatawan mancanegara ke negeri tetangga tersebut.  

Salah satunya promo terbaru Malaysia dalam bidang pariwisata dengan menawarkan paket Rp 1 juta untuk dua hari tiga malam.

Uang Rp 1 juta itu sudah termasuk biaya hotel dan transportasi dari bandara.

“Yang baru dari kami di Malaysia menawarkan paket 1 juta untuk tiga hari dua malam di Kuala Lumpur dan Genting. Ini satu benda terbaru yang bole diperkenalkan,” kata perwakilan Menteri Periwisata, Roslan Othman. (*)  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved