Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Pemkab Aceh Tengah Diminta Bangun Balai Bahasa Gayo, Ini Manfaatnya

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, diminta untuk membangun Balai Bahasa Gayo sebagai upaya untuk melestarikan serta menyelamatkan bahasa Gayo dari ...

SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Wakil Ketua 1 STIT Al-Washliyah Aceh Tengah, Dr Joni MN MPd BI. 

Pemkab Aceh Tengah Diminta Bangun Balai Bahasa Gayo, Ini Manfaatnya

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, diminta untuk membangun Balai Bahasa Gayo sebagai upaya untuk melestarikan serta menyelamatkan bahasa Gayo dari potensi kepunahan.

Pasalnya, bahasa Gayo diklaim mulai jarang digunakan sebagai alat berinteraksi antar sesama warga, bahkan di kalangan keluarga sendiri.

Usulan pembuatan Balai Bahasa Gayo tersebut, disampaikan Wakil Ketua 1, STIT Al-Washliyah Aceh Tengah, Dr Joni MN MPd BI. Menurutnya, keberadaan Balai Bahasa Gayo, merupakan solusi dari adanya kekhawatiran bahasa dan identitas Gayo akan hilang.

“Persoalan ini, sudah sering menjadi perbincangan di forum resmi, bahkan hingga warung kopi. Tapi belum ada solusi,” kata Joni kepada Serambinews.com, Rabu (23/10/2019).  

BREAKING NEWS - Jalan Nasional Aceh-Medan di Dairi Tertimbun Longsor, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

M Farhan dan Anisa Duta Pelajar Sadar Hukum Kabupaten Bireuen, Ini Profilnya

Tak Dapat Jatah Menteri dari Jokowi, Ini Pernyataan Partai Demokrat dan Rencana Pidato Politik SBY

Untuk itu, lanjut Joni, pihaknya menawarkan solusi agar bahasa dan identitas Gayo tidak punah sehingga diperlukan adanya suatu lembaga kajian khusus yang disebut Balai Bahasa Gayo.

“Tujuannya, agar seluk beluk bahasa Gayo dapat digali dan dikaji lebih detail lagi. Selama ini hanya baru tergali bidang sistem bahasanya (language Used),” jelasnya.

 Dia menyebutkan, untuk bentuk lembaga yang akan dibuat, diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Sedangkan kajian serta draf usulan telah dilayangkan dua pekan lalu melalui Disdik setempat, sehingga bisa menjadi pertimbangan pemerintah.

“Harapan kami, usulan ini dapat direalisasikan segera, mengingat semakin menguatnya kekhawatiran akan kepunahan bahasa Gayo,” pungkas Joni.(*)

Sungguh Terpuji, Dai Perbatasan di Aceh Singkil Ini Tambal Jalan Berlubang Pakai Biaya Sendiri

Permohonan Pembebasan Lahan Gampong Buket Rata belum Direspon PTPN 1 Langsa

Dr Joni

Area lampiran

 

BalasBalas ke semuaTeruskan

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved