Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Timur

Beredar Kabar, Buron Kasus Sabu Tewas Ditembak di Pante Bidari, Aceh Timur

Buronan kasus sabu yang tewas ditembak adalah Lukman Hakim (39) warga Gampong Tanjung Kapai, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Zaenal
Foto beredar di Whatsapp
Foto beredar di WhatsApp mengabarkan tentang penembakan seorang buronan kasus sabu atas nama Lukman Hakim (39), di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Sabtu siang (27/10/2019) pukul 12.00 WIB. 

Beredar Kabar, Buron Kasus Sabu Tewas Ditembak di Pante Bidari, Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Publik Idi Aceh Timur, sejak siang tadi dihebohkan dengan kabar tertembaknya seorang buronan kasus narkoba jenis sabu.

Berdasarkan kabar yang beredar viral di grup-grup WhatsApp, buronan kasus sabu yang tewas ditembak adalah Lukman Hakim (39) warga Gampong Tanjung Kapai, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Ia tewas diterjang peluru karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap tim yang disebut-sebut dari BNN, di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Sabtu siang (27/10/2019) pukul 12.00 WIB.

Informasi yang diperoleh Serambinews, kronologis penembakan terhadap Lukman Hakim itu berawal Minggu sekitar pukul 10.40 WIB.

Lukman Hakim tiba di rumah MW (35) warga Gampong Meunasah Leubok, Pante Bidari, Aceh Timur, menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Sekitar pukul 11.30 WIB tiba-tiba datang tim operasi yang diduga dari BNN menggunakan dua mobil.

Petugas yang memakai rompi BNN selanjutnya melakukan pengepungan ke rumah MW.

Ruas Jalan Simpang Beringin Sigli Banjir, Ini Sebabnya

Oknum Anggota DPRK Terjaring Bawa Sabu  

Sat Resnarkoba Polres Langsa Ciduk 3 Tersangka Diduga Pengedar Sabu, 1 DPO dan 1 Residivis

Pada saat pengepungan rumah MW, tersangka Lukman langsung lari ke belakang sehingga dikejar oleh pihak personel BNN.

Karena tidak mengindahkan peringatan, petugas terpaksa menembak tersangka di kebun belakang rumah MW.

Informasinya, setelah kejadian tersebut pihak BNN melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di rumah MW.

Namun tidak ditemukan barang bukti.

Selanjutnya tim melanjutkan pemeriksaan terhadap sepmor Scoopy milik Lukman Hakim.

Namun di dalam bagasi ditemukan sejumlah uang tunai yang belum diketahui jumlahnya.

Personel BNN selanjutnya membawa MW sebagai pemilik rumah tempat kejadian sebagai saksi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved