Berita Aceh Barat
Terkait Aksi Pencurian di Aceh Barat, Ini Pesan Kapolres
Pihak kepolisn yang berhasil melumpuhkan sejumlah komplotan pencurian di Aceh Barat harus menjadi pelajaran untuk para warga supaya selalu waspada....
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
Terkait Aksi Pencurian di Aceh Barat, Ini Pesan Kapolres
Laporan Sa’dul Bahri | Aaceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pihak kepolisn yang berhasil melumpuhkan sejumlah komplotan pencurian di Aceh Barat harus menjadi pelajaran untuk para warga supaya selalu waspada, baik barang-barang yang ada di rumah, pertokoan dan tempat lainnya.
Hal itu diungkapkan Kapolres Aceh Barat AKBP Reden Bobby Aria Prakasa kepada wartawan dalam jumpa pers di halaman Mapolres Meulaboh, Rabu (30/10/2019).
“Sejumlah pelaku yang bershasil ditangkap dalam aksi kejahatan berupa tindak pidana pencurian di rumah toko (ruko) dan rumah warga, serta begal di wilayah setempat di daerah Aceh Barat,” ungkap Bobby Aria Prakasa.
Disebutkan, dari para pelaku yang ditangkap itu satu diantara residivis dan menjadi bagian dari aktor pencurian selama ini. Setiap tempat usaha perlu adanya CCTV termasuk di rumah bagi yang mampu, hal itu akan memudahkan mengetahui para pelakunya.
• Berbusana tidak Layak, Sembilan Pengunjung Pasar Kualasimpang Ditegur WH
• Pendaftaran CPNS Abdya Mulai 17 November, Pemkab Lakukan Upaya Batasi Wilayah Peserta
• Surati Kemenlu Terkait Nelayan Aceh Ditangkap di India, Ini Permintaan Haji Uma
Sementara para pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing SD (24) warga Suak Raya, Meulaboh, dan Sf (20) warga Gampong Cot Amuen, Kecamatan Samatiga, WA, (20) dan DS keduanya warga Ujong Kalak, Meulaboh.
"Dari pelaku kita sudah amankan sejumlah barang bukti diantaranya televisi tiga unit, sepeda motor, laptop, sepeda santai, Hp, uang tunai termasuk helm yang digunakan pelaku yang sebelumnya sempat viral di medsos saat mencuri di kantor dinas dan ruko serta barang bukti lainnya," ungkap Kapolres.
Aksi kejahatan tersebut dikumpulkan dari hasil tindak pidana yang dilakukan pelaku pada 10 tempat kejadian perkara (TKP), termasuk hasil kejahatan dengan pemberatan yakni begal, handphon milik warga di seputar Kota Meulaboh baru-baru ini.
Dikatakannya, bahwa hampir semua aksi kejahatan yang diungkap tersebut memiliki kronologi yang sama, pelaku melakukan aksi terencana dan berkelompok dan menyasar ruko atau pun rumah penduduk yang ditinggal pemiliknya.
"Para mailing tersebut lebih awal mengawasi setiap sasaran mereka, terlebih jika ruko atau rumah kosong mereka langsung beraksi, saya mengimbau semua masyarakat Aceh Barat untuk tetap waspada, dan ketika meninggalkan rumah minimal menitipkan kepada tetangga," ujarnya.
Kepada pemilik usaha misalkan ruko, untuk memasang kamera CCTV untuk memudahkan pihak kepolisian mengungkapnya.
Dikatakannya, bahwa dari komplotan yang tertangkap itu masih ada dua orang lagi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), lokasi kejadian tersebut di wilayah Polsek Johan Pahlawan dan Kecamatan Samatiga, Aceh Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polres-aceh-barat-2.jpg)