Dana Migas Aceh Naik 600 Persen
Penerimaan dana bagi hasil minyak dan gas (migas) untuk Aceh yang sebelumnya sempat merosot cukup tajam, kembali meningkat
Dia melanjutkan, gas yang dihasilkan dari perut bumi dan lepas pantai di Aceh sudah memberikan dampak luas bagi percepatan pembangunan ekonomi Aceh dan Sumatera Utara. Produksi gas dan minyak bumi dari Aceh, ia katakan akan terus akan meningkat sejalan dengan ditemukannya sumber-sumber migas yang baru, baik dari daratan Aceh maupun lepas pantai.
Dari 12 perusahaan migas yang telah melakukan eksplorasi di Aceh, beberapa perusahaan sudah berproduksi, seperti Triangle Pase, Medco Malaka, PHE NSB, PHE NSO dan beberapa perusahaan lainnya. Beberapa tahun ke depan, ia katakan, akan ada ada dua perusahaan basar lagi yang akan berproduksi, yaitu Repsol dan Zaratex.
“Mereka sedang melakukan titik ekplorasi migas yang akan dieksploitasi di kawasan lepas pantai Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, daratan Pijay dan Pidie, serta lepas pantai,” sebutnya.
Selain itu, kata Darma, masih ada satu blok migas lagi yang masa eksploitasinya sudah habis, dari Exxonmobil, yang direncanakan akan dikelola Pemerintah Aceh melalui perusahaan daerahnya yaitu PT Pembangunan Aceh (PEMA). Lokasi sumber migas tersebut di Blok B, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara.(her)
