Breaking News:

Berita Bireuen

Tim Gabungan Angkut Rak PKL ke Kantor Satpol PP dan Pendopo Bupati Bireuen, Ini Penyebabnya

Sejumlah rak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak dagangannya diatas trotoar dalam Kota Bireuen, diangkut oleh petugas tim gabungan....

Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Sejumlah rak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak dagangan di atas trotoar dalam Kota Bireuen, diangkut oleh petugas tim gabungan ke Kantor Satpol PP dan WH serta ke Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (31/10/2019).  

Tim Gabungan Angkut Rak PKL ke Kantor Satpol PP dan Pendopo Bupati Bireuen, Ini Penyebabnya

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejumlah rak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak dagangannya diatas trotoar dalam Kota Bireuen, diangkut oleh petugas tim gabungan ke Kantor Satpol PP dan WH serta ke Pendopo Bireuen, Kamis (31/10/2019).

Tim gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP, TNI/Polri (Kodim 0111/Bireuen, Sub Den POM 1/1 IM Bireuen, Polsek Kota Juang Polres Bireuen) serta tim penertiban dari Dinas Penanaman Modal Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPMPK dan UKM) Bireuen. 

Pantauan Serambinews.com, tim gabungan tersebut menertibkan PKL yang kini kembali menjamur di sejumlah trotoar dalam Kota Bireuen.

Dalam tim gabungan itu, tampak Kasat Pol PP dan WH Bireuen, Jamaluddin, Kapolsek Kota Juang, AKP Sufly, Danramil Kota Juang, Kapten Setnov.

Gadis Singkil Bersuara Merdu Ini Wakili Aceh dalam Festival Qasidah Nasional

Mobil Jualan Kopi Bertuliskan Ngocok Yuk Diamankan Satpol PP, Pemilik Usaha Berikan Klarifikasi

Dua Tersangka Kasus Bocah Disuruh Mengemis Mulai Ditahan di LP Lhokseumawe, Ini Ancaman Hukumannya

Selain itu juga ikut dalam penertiban PKL itu Kepala Dinas Penanaman Modal Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPMPK dan UKM) Bireuen, Ir Alie Basyah serta sejumlah pejabat terkait lainnya. 

Tim awalnya berkumpul di Pendopo Bireuen, lalu bergerak ke Jalan Langgar Square dengan berjalan kaki. 

Sejumlah lapak dan rak milik PKL langsung diangkut dengan truk roe milik Satpol PP dan WH ke Kantor Satpol PP dan WH di Desa Blang Blahdeh Jeumpa. Sebagian lainnya diangkut ke Pendopo setempat.

Karena jumlah rak PKL yang diangkut banyak, sehingga truk beberapa kali bolak balik mengangkut rak itu ke Kantor Satpol PP dan ke Pendopo.

Seminar Pengkajian Zakat Infaq Shadaqah di Gayo Lues, Ini Tujuannya

Beberapa mobil pedagang voucher pulsa milik PKL juga ikut ditarik oleh petugas. Karena rak dan mobil penjual voucher itu sudah menyerobot hak pejalan kaki.

 Namun tidak ada seorang PKL pun yang memprotesnya. Selain itu, ada juga rak dan mobil penjual voucher yang tidak ada pemiliknya yang diletakkan diatas trotoar. 

 "Selain menyerobot hak pejalan kaki, PKL yang berjualan diatas trotoar itu pun menjadikan kota menjadi semrawut," kata Munawar, Kepala Seksi Operasi Satpol PP dan WH Bireuen.

Munawar, meminta kepada pedagang yang masih membandel untuk tidak lagi membuka lapak diatas trotoar, karena mengganggu pejalan kaki.(*)

BREAKING NEWS - Tiga Desa di Subulussalam Mulai Tergenang Banjir

Seminar Pengkajian Zakat Infaq Shadaqah di Gayo Lues, Ini Tujuannya

Adakan Pertemuan dengan Penerima PKH, Ini Sederet Permintaan Ibu-ibu Pada Dewan Baru

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved