Jadi Rektor Termuda di Indonesia, Risa Santoso Ternyata Pernah Jadi Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden
Risa Santoso menyita perhatian publik karena selain cantik, Risa mencatatkan diri sebagai rektor termuda di Indonesia.
Risa mengaku ia dipilih pihak yayasan karena dirinya dinilai menjadi sosok millenial yang telah memberi sumbangsih pada perguruan tinggi.
"Sebelumnya kami adalah sekolah tinggi yang terpisah. Ada sekolah tinggi untuk ekonomi, satunya sekolah tinggi untuk manajemen informatika. Jadi saat ada penggabungan ini, tim yayasan mencari rektor baru, dan saya menjadi salah satu calonnya."
"Menurut saya, saya terpilih salah satunya karena saya adalah sosok millenial yang sudah memberikan output pada kampus. Mungkin untuk memajukan inisiatif-inisiatif yang lebih milenial," ungkapnya.
Dilansir dari Tribunnewsmaker.com, Risa Santoso mengenyam pendidikan S1 di University Of California, Berkeley.
Universitas California, Berkeley merupakan sebuah universitas riset publik di Amerika Serikat.
Risa mengambil jurusan Ekonomi.
Setelah lulus S1, Risa melanjutkan pendidikannya di Harvard University, salah satu universitas terbaik dunia.
Diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang dilantik dua pekan lalu juga merupakan lulusan Harvard University.
Di Harvard, Risa Santoso mengambil jurusan pendidikan.
Risa kuliah S2 dengan beasiswa dari LPDP.
Sebelum bergabung dengan Institut ASIA Malang, Risa pernah bekerja sebagai tenaga Ahli Muda di Kantor Staf Presiden.
Risa merupakan inisiator aktivitas Asia Entrepreneurship Training Program (AETP).
AETP merupakan program akeselerasi kerjasama Swiss dan Indonesia.
Selain inisiator aktivitas Asia Entrepreneurship Training Program (AETP), Risa juga inisiator Asia Hackaton dan program magang di luar negeri.
Sebelum diangkat menjadi rektor, Risa sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis di Kampus Asia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rektor-termuda-di-indonesia.jpg)