Sabtu, 6 Juni 2026

Jadi Rektor Termuda di Indonesia, Risa Santoso Ternyata Pernah Jadi Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden

Risa Santoso menyita perhatian publik karena selain cantik, Risa mencatatkan diri sebagai rektor termuda di Indonesia.

Tayang:
Editor: Amirullah
instagram santosorisa
Risa Santoso di Usia 27 Jadi Rektor Termuda Indonesia: Pernah Jadi Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden - instagram santosorisa 

Jadi Rektor Termuda Indonesia, Risa Santoso Ternyata Pernah Jadi Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden

SERAMBINEWS.COM - Risa Santoso di usia 27 tahun diangkat menjadi Rektor Institut Teknologi Bisnis Asia Malang.

Risa Santoso menyita perhatian publik karena selain cantik, Risa mencatatkan diri sebagai rektor termuda di Indonesia.

Risa Santoso ternyata juga pernah bekerja sebagai tenaga ahli muda Kantor Staf Presiden.

Risa mengaku kaget terhadap respon publik atas pengangkatannya menjadi rektor.

Untuk diketahui, Risa Santoso dilantik menjadi rektor pada Sabtu (2/11/2019).

Kisah Fadila Gadis 18 Tahun Dinikahi Kakek Ali 74 Tahun, Syarat si Wanita Cuma Mau Suami yang Jujur

Kakek Ini Tertangkap Basah Hendak Kuburkan Cucunya Hidup-hidup, Tak Mau Punya Bayi Perempuan

Kehebohan publik saat ini diharap Risa bisa bermanfaat bagi perguruan tinggi yang ia pimpin.

“Ya heran dan kaget saja sih kok bisa seheboh itu. Tapi nggak apa mudah-mudahan bermanfaat bagi kampus,” tuturnya pada Selasa (5/11/2019).

Risa bertekad menjadikan Institut Teknologi dan Bisnis Asia sebagai kampus yang dapat mendekatkan mahasiswanya dengan dunia kerja.

“Saya juga ingin supaya Institut Asia ini bisa fokus ke digital business,” ungkapnya.

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV  yang diunggah di Youtube Metrotvnews, Risa mengaku terhormat dan bangga atas terpilihnya ia menjadi rektor.

"Ini suatu kehormatan bagi saya untuk bisa menjabat di posisi yang tanggung jawabnya besar banget. Di usia yang masih muda ini, hal ini sangat membanggakan," ucapnya yang tayang pada Selasa (5/11/2019).

Sebelum dipilih menjadi rektor, Risa sudah bekerja dua tahun di kampus yang dipimpinnya.

Irma Suryani Soal Larangan Cadar dan Celana Cingkrang ASN: Kalau Tak Sepakat Keluar

Lulusan S2 Harvard ini mengaku ingin melaksanakan tugas dengan baik dan mengembangkan pendidikan Indonesia.

"Saya memang kepengen lebih banyak di bidang education, jadi yang saya pikirkan selama ini bagaimana saya bisa melaksanakan tugas saya dengan baik dan bagaimana caranya mengembangkan pendidikan Indonesia menjadi lebih baik," ungkapnya.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved