Berita Aceh Barat

DPRK Aceh Barat Segera Panggil Perusahaan Batu Bara, Ini Penyebabnya

DPRK Aceh Barat akan segera memaggil semua perusahaan batu bara di wilayah itu guna mempertanyakan maslaah tenaga kerja dan persoalan penyelesaian...

DPRK Aceh Barat Segera Panggil Perusahaan Batu Bara, Ini Penyebabnya
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Samsi Barmi, Ketua DPRK Aceh Barat. 

DPRK Aceh Barat Segera Panggil Perusahaan Batu Bara, Ini Penyebabnya

Laporan Sa’dul bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – DPRK Aceh Barat akan segera memaggil semua perusahaan batu bara di wilayah itu guna mempertanyakan maslaah tenaga kerja dan persoalan penyelesaian debu batu bara yang dinilai masih bermasalah saat ini di masyarakat.

Dan menyangkut dengan tenaga kerja lokal pihak DPRK setempat masih meragukan, apakan tenaga kerja Aceh Barat atau lebih banyak dari luar kabupaten, sehingga disamping akan melakukan pengecekan juga akan menanyakan langsung terhadap pihak perusahaan dengan data ril nantinya.

“Usai pembahasan APBK 2020 yang saat ini sedang kita bahas, maka kita akan memanggil pihak perusahaan batu bara yang masih menjadi persoalan ditengah masyarakat saat ini,” ungkap Samsi Barmi, Ketua DPRK Aceh Barat kepada Serambi, Sabtu (9/11/2019).

Disebutkan, pihaknya menginginkan persoalan yang terjadi ditengah masyarakat saat ini harus bisa segera diselesaikan, baik menyangkut dengan debu batu bara, tenaga kerja lokal dan termasuk masalah pencemaran batu bara di laut.

Ternyata Panggilan ‘Jokowi’ Berawal dari Sini, Presiden Joko Widodo Unggah Videonya

Korban Kebakaran di Kampung Kung Pegasing Terima Bantuan

Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Simak Penjelasan 3 Ulama Berikut

Menurutnya, sejumlah persoalan tersebut hingga saat ini belum ada penyelesaianya dengan baik, sehingga kedepan pihak perusahaan harus mampu melakukan kewajikan dan persoalan lainnya menyangkut dengan masalah tersebut.

Lebih lanjut kata Samsi Barmi, persoalan sosial dan dampak lingkungan pihak perusahaan harus benar komit terhadap persioalan tersebut, sehingga kedepan jangan menimbulkan konfik antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Silakan pihak perusahaan melakukan aktifitasnya sesuai dengan prosedur dan aturan, namun dampak yang timbul dari aktifitas tersebuat harus bertanggung jawab, seperti debu bara dan pencemaran laut dengan tumpahnya batu bara,” ujar Samsi Barmi.

Pihaknya menginginkan persolan tersebut harus ada jalan keluarnya, sehingga disamping tidak mengganggu masyarakat dan menghindari terjadinya pencemaran lingkungan. Menurutnya, permasalahan itu harus ada komitmen yang jelas dari pihak perusahaan, sehingga pihaknya akan memangil pihak perusahaan terkait persoalan tersebut.(*)

Bireuen Kekurangan Guru Kelas Tingkat SD, Ini Jumlahnya

Masuki Pasar 4 Kamera, Ini Penampakan & Bocoran Spesifikasi Vivo S5, Dilengkapi dengan Kamera 48 MP

IGD RSU Sahudin Kutacane Digembok, Ini Penyebabnya

 
 

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved