Senin, 1 Juni 2026

Persiraja Mania

Persiraja Bungkam Mitra Kukar 2-0

Laskar Rencong —julukan Persiraja— mengawali start bagus di babak delapan besar liga 2 musim 2019...

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Jalimin
MEDIA PERSIRAJA
Persiraja Banda Aceh usai mengalahkan Mitra Kukar 2-0, di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (9/11/2019). 

Persiraja Bungkam Mitra Kukar 2-0

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Laskar Rencong -- Julukan Persiraja-- mengawali start bagus di babak delapan besar Liga 2 Musim 2019.

Persiraja Banda Aceh berhasil menaklukkan Mitra Kukar Tenggarong 2-0 dalam laga yang berlangsung, Sabtu (9/11/2019) di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

Gol pertama persiraja lahir di menit 24 melalui sundulan kepala Andre Abubakar.

Bola berawal dari tendangan sudut oleh bek Eriyanto ke depan gawang, Andre yang memiliki postur tinggi dengan mudah melesatkan gol ke gawang Mitra Kukar yang dijaga Darmawan.

Berselang 15 menit kemudian, Persiraja kembali menggandakan keunggulan berkat jasa pemain asal Maluku, Andre Abubakar.

Saat itu, Andrea yang tampak penjagaan mampu membawa bola di sisi kanan gawang Mitra Kukar. Lalu modal disodor ke Husnudzon yang di depan gawang dan mampu dijadikan gol, tanpa mampu dijangkau kiper lawan.

Gol di menit 39 itu membuat Persiraja unggul 2-0 atas Mitra Kukar.

Pin Emas Anggota DPRA Rogoh Rp 500 Juta Lebih, PDD: Ini Pemborosan Anggaran

Pria Berpistol Mainan Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Pasar Mbacang Lade Tergenang Air dan Jorok, Ini Penyebabnya

Skor 2-0 itu bertahan hingga berakhirnya tersebut. Selepas duel ini, Sriwijaya FC Palembang, Sumatera Selatan akan menghadapi kekuatan dari wakil Papua, Persewar Waropen.

Tim Lantak Laju --julukan Persiraja-- datang ke arena pertempuran dengan status juara grup Wilayah Barat.

Ferry Komul dkk mencatat hasil memuaskan karena tak pernah kalah ketika melakoni pertandingan di kandang.

Sehingga, rekor Persiraja musim lalu yakni mencatat 14 kali menang, delapan kalah, dan tanpa hasil draw.

Sementara Nagas Mekes --julukan Mitra Kukar-- merupakan wakil Wilayah Timur setelah mereka berada di peringkat keempat.

Atep Rizal dkk mencatat delapan kali menang, enam imbang, dan kalah sebanyak enam kali. 

Laga kedua tim ini menjadi pertemuan keempat. Dari tiga partai sebelumnya, punggawa Lantak Laju boleh berbangga diri.

DPRK Aceh Barat Segera Panggil Perusahaan Batu Bara, Ini Penyebabnya

Karena, Persiraja sukses menang dua kali. Sementara skuadra Mitra Kukar mampu mencatat satu kali menang.

Pada musim 2007-2008, Persiraja berhasil menumbangkan Mitra Kukar dengan skor 1-0 di Stadion H Dimurthala, Lampineung.

Kala itu, gol tunggal tuan rumah dilesatkan melalui tandukan penyerang jangkung asal Benua Afrika, Mahmadou.

Namun, di pertemuan yang berlangsung di Stadion Rondong Demang Kukai Kartanegara, Persiraja dibuat tak berkutik. Tim tamu menyerah dengan skor telak.

Dua kekalahan di Kalimantan Timur plus Persisam Putra Samarinda, membuat laju Azhari dkk terhenti di babak penyisihan grup.

Pertemuan ketiga antara awak Persiraja dengan Mitra Kukar terjadi di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah pada Minggu (22/5/2011) malam.

Kala itu, keduanya harus terlibat perseturuan di babak semifinal Divisi Utama Liga Indonesia 2010/11.

Korban Kebakaran di Kampung Kung Pegasing Terima Bantuan

Dalam duel ketat itu, Persiraja keluar sebagai pemenang. Gol penentu langkah Lantak Laju untuk bermain di partai puncak oleh tandukan striker jangkung asal Blang Cut, Fahrizal Dillah setelah menang duel udara dengan kiper Mitra Kukar, Amir Syarifuddin. Gol menit 30 memastikan tiket promosi ke Liga Super Indonesia (ISL).

Sayangnya, di partai puncak, Abdul Musawir dkk harus mengakui keunggulan Persiba Bantul, 1-0. Akan tetapi, setelah memastikan lolos ke ISL, Persiraja malah lebih memilih untuk ikut kompetisi Indonesia Primer League (IPL). Sehingga, mereka melewatkan hingar-bingar kompetisi ISL.

Kini, setelah delapan tahun tak bertemu, Persiraja dan Mitra Kukar kembali berjumpa. Memang, keduanya dipisahkan wilayah mengingat jarak.

Kecuali itu, Mitra Kukar bersama Sriwijaya dan PSMS Medan merupakan trio yang dipaksa degradasi dari Liga 1. Kini, klub calon ibukota negara ini sedang merintis jalan untuk kembali ke Liga 1.

Menghadapi pertandingan penting nanti sore. Sang arsitek Persiraja, Hendri Susilo meminta anak-asuhnya untuk menjaga disiplin dan kondisi. Ya, selama bergulirnya babak delapan besar, Persiraja membawa 21 pemain terbaik.(*)

PKK Seuneubok Aceh Juara Lomba Asmaul Husna Kecamatan Peusangan, Ini Juara lainnya

Siswa SMA Diperkenalkan Alat Laboratorium Geografi, Ini Tujuannya

 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved