Berita Bireuen
Warga Seuneubok Peuraden Diduga Meninggal Kesetrum Listrik, Ini Kronologisnya
Adapun kronologis kejadianya, sebut Ipda Syafaruddin, pada saat kejadian sedang hujan deras dan rumah atau lokasi kejadian dalam keadaan kosong.
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Nur Nihayati
Adapun kronologis kejadianya, sebut Ipda Syafaruddin, pada saat kejadian sedang hujan deras dan rumah atau lokasi kejadian dalam keadaan kosong.
Laporan Ferizal Hasan I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Rukiah Binti M Yusuf (60), ibu rumah tangga di Desa Seuneubok Peuraden, Kecamatan Juli, Bireuen, meninggal dunia diduga akibat kesetrum arus listrik, Selasa (12/11/2019) magrib.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Rabu (13/11/2019) menyebutkan, Selasa (12/11/2019) sekira pukul 17.25 WIB, korban ditemukan seorang warga sudah tidak bernyawa di rumah adiknya Dusun Seuneubok Peuraden.
"Korban diduga meninggal akibat tersengat listrik, karena di tubuhnya ditemukan bekas luka bakar seperti terkena arus listrik atau kesetrum," terang Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SH, melalui Kapolsek Juli, Ipda Syafaruddin kepada Serambinews.com.
• Jelang Liga-3 Regional Sumatera, PSLS Lhokseumawe Hanya Punya Waktu Latihan Empat Hari, Ini Sebabnya
• Tiga Mobil Dinas Mantan Pimpinan DPRK Pidie Dikembalikan, Satu Kondisinya Rusak
• Ledakan di Medan, Mantan Pimpinan Jamaah Islamiyah Yakin Pelaku Anggota Diri Kelompok Pro ISIS
Dikatakan Kapolsek, hasil identifikasi pihaknya, korban diduga tersengat listrik.
Adapun kronologis kejadianya, sebut Ipda Syafaruddin, pada saat kejadian sedang hujan deras dan rumah atau lokasi kejadian dalam keadaan kosong.
"Pada saat itu korban hendak masuk ke dalam rumah guna mengambil barang, karena korban sedang berbenah pindah rumah, yang mana sebelumnya korban juga tinggal di rumah adiknya tersebut," terang Kapolsek.
Disebutkannya lagi, saksi pertama yang melihat korban adalah Linda (35) dan Murdani (45), warga Seuneubok Peuraden.
Pada saat itu, saksi bersama beberapa warga yang melihat kejadian, langsung menolong. Namun pada saat itu semua dinding rumah ada aliran listrik.
Sehingga warga kebinggungan untuk membantu karena takut tersengat aliran listrik.
"Murdani mencoba mematikan aliran listrik melalui meteran listrik dan baru korban bisa dibantu, namun korban tidak bisa tertolong lagi karena sudah meninggal dunia," sebut Syafaruddin mengutip keterangan saksi.
Setelah kejadian anggota Polsek Juli dipimpin Kapolsek Ipda Syafaruddin mendatangi dan menghubungi pihak PLN guna mengecek arus listrik.
"Benar kejadian tersengat arus listrik tersebut hingga menimbulkan korban, disebabkan arus pendek dan terkena air hujan sehingga mudah tersengat arus listrik," terangnya.
Setelah itu, tenaga medis dari Puskesmas Juli tiba di lokasi kejadian untuk membawa korban ke rumah sakit untuk divisum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapolsek-juli-ipda-syafaruddin-bersama-anggotanya-mengecek-lokasi.jpg)