150 Santri Gayo Ikut Pendidikan Gratis di Pesantren Rumah Quran Bogor

Sejumlah 150 santri asal Aceh Tegah, Bener Meriah dan Gayo Lues menjalani pendidikan gratis sampai tamat di Pesantren Rumah Quran Bogor.

SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Ustadz Hanafi (paling kanan) bersama tiga santrinya di kantor Pesantren Rumah Quran Yayasan Umar Bin Khattab Bogor. Kantor dihiasi motif Gayo dibangun di atas kolam ikan. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah 150 santri asal Aceh Tegah, Bener Meriah dan Gayo Lues menjalani pendidikan gratis sampai tamat di Pesantren Rumah Quran Yayasan Umar Bin Khattab, Bogor.

Mereka bergabung dengan 200 santri lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pimpinan Pesantren Rumah Quran Umar Bin Khattab, Ustadz Hanafi, mengatakan, khusus untuk santri dari Gayo, selain pendidikan gratis, juga sebelumnya sempat diberi fasilitas tiket gratis dari kampung halaman santri sampai ke pondok.

"Tapi dua tahun lalu, fasilitas tiket gratis tidak kita berikan lagi. Tiket dari kampung jadi tanggungjawab wali santri," kata Ustadz Hanafi kepada Serambinews.com saat berkunjung ke pondok pesantren tersebut di Kampung Bojong Hilir, RT/RW 02/10, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Selasa (12/11/2019).

Pesantren Rumah Quran Umar Bin Khattab didirikan pada 17 Agustus 2015. Diasuh oleh 35 pengajar.

Bangunan pesantren dibangun di atas lahan seluas 2 hektar.

Dilengkapi dengan masjid, perpustakaan, kantor, ruang belajar, ruang pengajar dan lain-lain termasuk kolam ikan, tempat peternakan kelinci, kebun yang ditanami aneka buah-buahan termasuk 25 batang kopi jenis ateng arabika Gayo.

HRD: Dukung Langkah Kapolri Idham Azis Rekrut Santri dan Lulusan Madrasah jadi Polisi

Pernah Ramal Prabowo Jadi Menteri, Santri Itu Kini Keluar dari Pesantren, Nasibnya Memprihatinkan

Yang unik dari pesantren ini adalah ruang belajar, berbentuk sawung atau bangunan terbuka, dibangun di atas kolam ikan.

"Kami memang mengembangkan belajar di alam terbuka. Makanya kami tidak memilih membangun ruangan kelas tertutip," kata Ustadz Hanafi tentang lingkungan belajar mengajar di pondok tersebut.

Halaman
123
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved