Wisata Alam Aceh Tamiang

Sambut Ekowisata, Pusongkapal di Aceh Tamiang Disulap Jadi Kampung Pelangi

Kampung Pusongkapal diproyeksikan sebagai daerah ekowisata alam dengan potensi SDA hutan mangrove dan hewan endemik spesies tuntong laut yang unik.

Sambut Ekowisata, Pusongkapal di Aceh Tamiang Disulap Jadi Kampung Pelangi
Dok Pertamina EP Field Rantau
Salah satu penampakan rumah bercat pelangi di Kampung Pusongkapal, Seruway, Aceh Tamiang. Kawasan ini sedang berbenah menjadi pusat ekowisata hutan manggrove dan spesies langka tuntong laut. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kampung Pusongkapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang disulap menjadi kampung pelangi sebagai persiapan menuju pusat ekowisata. 

Seluruh bangunan di kampung yang berada di pesisir Selat Malaka ini dicat, mulai dari rumah hingga jembatan dengan corak warna-warni. 

Pengecatan ini dikerjakan Pertamina EP Field Rantau bersama Kodim 0117/Atam dalam rangka persiapan menjadikan Pusongkapal sebagai pusat ekowisata di Aceh Tamiang.  

"Kita meniru Malang. Jadi selain menghilangkan kesan kumuh, kampung pelangi ini akan menjadi daya tarik untuk selfie pengunjung," kata Legal & Relation Asistant Manager Pertamina EP Field Rantau, Fandi Prabudi, Minggu (17/11/2109). 

Dia menjelaskan pengecatan ini belum selesai karena dari total 160 unit rumah di wilayah itu, baru 74 rumah yang dicat warna-warni. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Pertamina EP Field Rantau bersama Yayasan Satu Cita Lestari Indonesia (YSCLI) memproyeksikan Kampung Pusongkapal sebagai daerah ekowisata alam dengan potensi sumber daya alam (SDA) hutan mangrove dan hewan endemik spesies tuntong laut yang unik dan langka.

Keseriusan perusahaan migas ini dibuktikan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang master plan final wisata tuntong laut dan hutan bakau untuk pengembangan ekowisata di wilayah pesisir Seruway.

Dia menyebut ada tiga kampung yang masuk zona pelestarian itu, yakni Pusongkapal, Sungaikuruk III dan Kampung Baru. Seluruhnya berada di Kecamatan Seruway. 

"Master plan ekowisatanya sudah ada dan siap dibangun fasilitas umum di sana. Cuma sejauh ini pembebasan lahan di pulau ekowisata itu masih menjadi kendala,” tukas Fandi.(*)

Promosikan Wisata Alam, Disparpora Aceh Tamiang Bidik Turis dari Medan

Liga-3 Regional Sumatera, PSLS Lhokseumawe Tiba di Kuantan Singingi, Lusa Lawan Kuangsing United

Pertemuan dengan Ulama Aceh, Menteri Agama Peluk Erat Abu Kuta Krueng di Asrama Haji

Pemerintah Dukung dan Sanggupi Lima Usulan Laskar Tjoet Nja’ Dhien

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved