Guru-Guru SMA Negeri 33 Jakarta Kenakan Pakaian Motif Kerawang Gayo, Heboh di Medsos, Mengapa?
Guru-guru di SMA Negeri 33 Jakarta mengenakan seragam motif kerawang gayo. Baik guru laki-laki maupun guru perempuan semua mengenakan motif yang ...
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
Guru-Guru SMA Negeri 33 Jakarta Kenakan Pakaian Motif Kerawang Gayo, Heboh di Medsos, Mengapa?
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Guru-guru di SMA Negeri 33 Jakarta mengenakan seragam motif kerawang gayo. Baik guru laki-laki maupun guru perempuan semua mengenakan motif yang sama walau berbeda corak.
Foto-foto para guru yang bergaya dalam berbagai fose, lalu menyebar di media sosial, seperti grup WA, instagram, dan Facebook.
Kok bisa guru-guru SMA 33 Jakarta mengenakan pakaian motif Gayo?
"Iya, kami mengenakan pakaian motif kerawang gayo setiap hari Kamis minggu kedua tiap bulannya," kata Dra. Hj Cedarkuine MPd, Kepala SMA Negeri 33 Jakarta yang baru saja memasuki masa pensiun atau MPP, kepada Serambinews.com, di Jakarta, Kamis (21/11/2019).
Jadwal guru-guru SMA 33 berpakaian motif Gayo itu dimulai September 2019 lalu.
"Memang baru saja. Sekitar dua bulan," cerita Bu Cedar, begitu ia biasa dipanggil.
• Liga Gampong Wali Kota Lhokseumawe Cup III, Kesebelasan Seuneubok Kalahkan Tunong
• BKPSDM Aceh Tamiang Sediakan Loket Khusus CPNS Hamil dan Berkebutuhan Khusus
Adalah Bu Cedar pula yang memperkenalkan pakaian motif gayo tersebut, sebab Bu Cedar berasal dari Gayo Aceh Tengah.
"Guru-guru itu senang dengan motif-motif Gayo tersebut, dan kemudian memesan kain dan menjahitnya jadi baju," ujarnya.
Pada hari-hari tertentu, para guru di SMA 33 Jakarta punya pakaian di luar seragam guru. Lalu mereka sepakat memilih motif Gayo.
"Saya melihat mereka senang mengenakannya. Itu kemauan mereka sendiri," lanjut Bu Cedar.
Sebagai orang berdarah Gayo, Bu Cedar ikut senang, pakaian motif Gayo dikenakan para guru tersebut. "Motif-motif itu adalah kreasi budaya. Dan dengan begitu ikut mempopulerkan motif etnik di ibu kota," ujarnya.(*)
• Oknum Karyawan Pabrik Kelapa Sawit Ini Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya
• Abdullah Puteh Harap Pemerintah Aceh Transparan soal Anggaran, Rakyat Berhak Kritisi Jika tak Tepat
• Rateb Seribee Menggema di Gorontalo, Dipimpin Abuya Syeikh Amran Waly, Saat Silaturrahmi Ulama Sufi