Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Benny Alamsyah Dicopot, Positif Narkoba dan Ditemukan 4 Paket Sabu
AKBP Benny Alamsyah dicopot dari jabatannya sebagai kapolsek Kebayoran Baru karena pelanggaran kode etik yakni penggunaan narkoba jenis sabu.
Aksi Benny dianggap melanggar kode etik Polri.
Apalagi fotonya sampai tersebar di media sosial.
Kala itu, Benny menjabat sebagai Kapolsek Pademangan berpangkat Kompol.
Dari Polsek Pademangan, Benny kemudian menjabat sebagai Tenaga Pendidik (Gadik) Madya 2, Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara Polda Metro Jaya (SPN PMJ).
Tahun 2017, ia kemudian menjabat Kasat Sabhara Polres Metro Tangerang Kota.
Setelah itu di tahun 2018 ia bertugas di Polres Metro Jakarta Selatan sebagai Kabag Ops sebelum akhirnya menjadi Kapolsek Kebayoran Baru.
Saat ini Benny kini sudah dicopot dari jabatannya karena berdasarkan hasil tes urine positif narkoba.
Benny sudah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
• Peminat CPNS di Aceh Tamiang Membludak
• Jelang Laga Kedua PSLS Vs Kuansing, PSLS Cuma Punya Waktu 2 Hari untuk Berlatih
• 294 Honorer di RSUD Cut Nyak Dhien Segera Diberhentikan, Ini Sebabnya
Sebelumnya Kapolres Kampar juga dicopot
Sebelumnya, Kapolri Idham Azis juga mencopot Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan akibat ngobrol saat Kapolri memberikan arahan.
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Idham mengungkapkan alasannya memutasi Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan.
Hal ini disampaikan Idham menjawab pertanyaan anggota Komisi III dari Fraksi PKB Dipo Nusantara terkait alasannya memutasi Kapolres Kampar.
Menurut dia, Asep memiliki dua masalah yaitu terlambat datang ke acara apel kepala satuan wilayah (kasatwil) dan masalah etika.
"Di situ juga terselip masalah etika, sebagai kapolres, sebagai kasatwil dia adalah teladan dan harus ditindak.
Bagi saya, satu keteladanan lebih baik daripada 1.000 nasihat," kata Idham dalam rapat kerja di ruangan Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).