Banjir di Singkil
Seratusan Rumah Warga Suro-Aceh Singkil Terendam Banjir
"Demi keamanan, korban banjir sudah diarahkan mengungsi. Mengingat kondisi malam hari," kata Abd Hanan, melalui sambungan telepon.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
"Demi keamanan, korban banjir sudah diarahkan mengungsi. Mengingat kondisi malam hari," kata Abd Hanan, melalui sambungan telepon.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Banjir merendam ratusan rumah penduduk di dua desa di Kecamatan Suro, Aceh Singkil, Senin (2/12/2019) malam.
Data sementara, ada 115 unit rumah terendam.
Masing-masing di Desa Lae Bangun sebanyak 58 rumah dan Desa Bulu Sema 57 rumah.
Camat Suro, Abd Hanan mengatakan, korban banjir mengungsi ke bangunan yang tidak terjangkau banjir.
"Demi keamanan, korban banjir sudah diarahkan mengungsi. Mengingat kondisi malam hari," kata Abd Hanan, melalui sambungan telepon.
Abd Hanan mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Mohd Ichsan.
• BREAKING NEWS - Banjir Sapu Buluseuma, 37 KK Mengungsi, Singkil-Subulussalam Terendam 1 Meter
Untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Namun, belum banyak yang bisa diperbuat.
Mengingat kondisi malam serta jalan terhadang banjir.
Baik itu di Desa Lae Bangun maupun Bulu Sema.
"Jalan tidak bisa dilintasi, kami terus koordinasi walau sebatas telepon untuk ambil langkah penanganan," jelasnya.
Sementara itu, ketinggian air terus bertembah.
Dengan arus air deras, menyusul hujan deras masih mengguyur.
Banjir yang merendam Jalan Singkil-Subulussalam di Desa Bulu Sema, menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas di jalan nasional tersebut.
Banjir datang mendadak dan bertambah cepat mulai pukul 19.30 WIB.
• Pelajar SMPN 1 Bireuen Berikan Bunga dan Kado untuk Guru, Meriahkan Hari Guru ke-74
Diberitakan sebelumnya, banjir merendam Jalan Singkil-Subulussalam di Desa Buluseuma, Kecamatan Suro, Aceh Singkil, Senin (2/12/2019) malam.
Amatan Serambinews.com, ketinggian air menggenangi badan jalan mencapai satu meter.
Kondisi itu, menyebabkan kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas.
Banjir yang menggenangi jalan juga disertai dengan derasnya arus.
Sehingga membahayakan pengendara.
"Pengendara tidak bisa melintas di Desa Buluseuma," kata Hasiman, Kepala Desa Bulu Sema.
Camat Suro, Abdul Manaf menjelaskan banjir datang mendadak dan mengejutkan warga.
Banjir mulai merendam badan jalan sekitar pukul 19.30 WIB.
• Kasus Ibu Seret Anak dan Beri Racun Babi Hebohkan Publik, Ini Kata Aktivis Perempuan
Hasiman mengatakan, selain badan jalan, banjir juga merendam rumah penduduk dan masjid setempat.
Bahkan, sudah ada sebagian warganya mengungsi ke tempat lebih tinggi.
Berdasarkan data sementara sudah 37 rumah penduduk Bulu Sema, terendam banjir.
"Warga mengungsi ke tempat tinggi sekitar 37 rumah masyarakat terendam banjir," kata Hasiman.
Warga yang rumahnya terkena banjir, memilih mengamankan diri ke daerah aman di dekat pasar Bulu Sema. (*)
• Fitri Handayani, Mantan Duta Wisata Bireuen Kini Staf Ahli Anggota DPR RI, Ini Profilnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-rendam-rumah-warga-singkil.jpg)