Nasib Kakak Beradik Kulit Melepuh Jika Kena Sinar Matahari, Mata Katarak Hingga Dibully di Sekolah
Kulit di tubuh gadis remaja terlihat mengelupas, sebagian lagi lukanya sudah mengering bewarna kehitaman dan menjadi koreng
SERAMBINEWS.COM - Di sudut ruang kecil berukuran sekitar 2x3 meter, seorang anak nampak hanya duduk sembari membungkukkan badan di samping ranjang.
Kulit di tubuhnya terlihat mengelupas, sebagian lagi lukanya sudah mengering bewarna kehitaman dan menjadi koreng.
Rambut di kepalanya pun terlihat rontok, hanya beberapa helai yang masih menempel di bagian belakang kepala.
Meskipun bertubuh kecil, siapa sangka anak itu adalah seorang remaja putri yang kini telah berusia 18 tahun bernama Nadia Lovika.
Sejak lahir pada 19 Juli 2001, Nadia sudah mengalami kelainan kulit.
• BREAKING NEWS - Ketua MPU Aceh Prof Dr Muslim Ibrahim Meninggal Dunia
Ia tak mampu bertahan lama di bawah terik matahari karena akan membuat kulitnya menjadi melepuh seperti terbakar.
Nadia sempat menempuh jenjang pendidikan sampai kelas VI Sekolah Dasar (SD) di tempatnya tinggal yang berada di Dusun I Desa Merbau, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
Namun, akibat penyakit yang dideritanya itu, ia harus putus sekolah karena tak tahan terkena panas sinar matahari.
• Heboh, Dana Bantuan RTLH di Subulussalam Dipungli Rp 1,5 juta per Orang
Selama empat tahun sekolah, Nadia ternyata menjalani kehidupan pahit.
Teman-temannya di kelas sering membully Nadia karena kulitnya yang banyak ditumbuhi koreng serta mengelupas.
Bully-an itu tak menyurutkan niat Nadia untuk tetap belajar di sekolah.
Sampai akhirnya ia tak mampu lagi melanjutkan sekolah karena kondisi kulit tubuhnya yang kian hari terus melepuh.
"Saya masih ingin sekolah seperti teman-teman lain," kata Nadia, saat ditemui Kompas.com di sebuah indekos di Jalan Madang Dalam II, Kecamatan Kemuning Palembang, Kamis (12/12/2019).
• OTT di Aceh Barat, Tiga Aparat Desa di Meulaboh Lolos dari Jeratan Hukum
Yunani (37), ibu dari Nadia mengatakan, penyakit yang bernama trisomi 9 parsial atau kromosom 9 itu bermula saat mereka melihat tanda merah di kaki Nadia ketika lahir.
Nadia pun sempat dibedong menggunakan kain menutupi tanda merah itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kulit-melepuh-bila-kena-sinar-matahari.jpg)