Selasa, 21 April 2026

Berita Aceh Barat

Aktivitas Nelayan Melaut Sering Kali Terhenti, Akibat Muara Krueng Meureubo Dangkal

"Saat ini hanya boat kecil saja yang bisa ke luar masuk, itu pun mengalami kesulitan karena air sungai dangkal, sebab ketinggian air sekitar 40-50 Cm.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Nelayan mendorong boat dengan menggunakan kayu akibat dangkalnya sungai dan muara saat peninjauan langsung oleh Anggota DPR Aceh, Fudri dan Panglima Laot Lhok Meureubo, Abu Samah Z di kawasan TPI Ujong Drien, Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (13/12/2019). 

"Saat ini hanya boat kecil saja yang bisa ke luar masuk, itu pun mengalami kesulitan karena air sungai dangkal, sebab ketinggian air sekitar 40-50 Cm, sehingga nelayan harus menggunakan kayu untuk mendorong boat tersebut saat ke luar masuk muara," kata Abu Samah Z, Panglima Laot Lhok Mereubo kepada Serambinews.com, Jumat (13/12/2019).

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Muara Krueng Meureubo di kawasan TPI kawasan Desa Ujong Drien dan Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat dangkal.

Kondisi itu sudah berlangsung sejak 2 tahun yang lalu.

Perihal tersebut, sering membuat nelayan tidak bisa melaut.

Karena boat mereka tidak bisa ke luar.

Terlebih pada musim kemarau.

 Sungai yang dangkal itu sepanjang 1.700 meter.

Panen Dimulai, Harga Gabah di Abdya Capai Rp 5.300 per Kilogram, Ini Permintaan Petani

Mulai dari arah masuk hingga sepanjang sungai tersebut menuju ke TPI.

"Saat ini hanya boat kecil saja yang bisa ke luar masuk, itu pun mengalami kesulitan karena air sungai dangkal, sebab ketinggian air sekitar 40-50 Cm, sehingga nelayan harus menggunakan kayu untuk mendorong boat tersebut saat ke luar masuk muara," kata Abu Samah Z, Panglima Laot Lhok Mereubo kepada Serambinews.com, Jumat (13/12/2019).

Ia menambahkan, nelayan mengeluhkan kondisi yang terjadi selama ini.

Namun sejuah ini, persoalan tersebut belum ada tindak lanjut dari dinas terkait.

Masalah penanganan dangkalnya sungai yang selama ini menjadi arus lalu lintas ke luar masuknya ratusan boat nelayan.

Gunakan Internet Rakitan, Siswa SMPN 2 Pante Ceureumen Ikuti Ujian Semester Berbasias Online

Disebutkan, saat ini boat kecil ukuran 1-3 GT saja yang bisa ke luar masuk.

Itu pun harus didorong menggunakan kayu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved