Berita Aceh Tengah
Harum Kopi dan Gayo Cigar di Galeri Kopi Indonesia
Harum tembakau dataran tinggi Gayo sudah bisa dinikmati dalam bentuk cerutu. Diproduksi dalam skala kecil sebagai olahan industri rumah tangga...
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
Pada saat kegiatan Desember Kopi Gayo 2019, pada 7-8 Desember lalu, Galeri Kopi Indonesia menjadi salah satu tempat penyelenggaraan acara yang dihadiri seniman dan sastrawan dari berbagai daerah. Kepada para seniman, disuguhkan cerutu dan kopi.
"Kopi dan cerutu adalah pasangan ideal. Satu lagi pinus mercusi. Kopi, tembakau dan pinus adalah ikon tanoh Gayo," terang Guru Salmi sambil mengutip penggalan "Tawar Sedenge" lagu karya komponis Gayo, AR Moese.
• Sejahterakan Petani Kurang Mampu, Bupati Bener Meriah Serahkan Kartu Petani Mulia
Dalam lagu itu disebutkan..."engonko so tanoh Gayo/si megah mureta dele/rum batang nuyem si ijo, kupi, bako..e..//" artinya "lihatlah itu tanah Gayo/megah harta melimpah/dengan pinus yang hijau, kopi, dan tambakau...//.
Abang Salmi mula-mula membangun konsep wisata agro, yang ia beri nama Galeri Kopi Indonesia. Kini pengelolaannya ia serahkan kepada putra sulungnya, Sahru Gayo, pria serba bisa dan tak kalah kreatif dengan sang ama-nya atau ayahnya.
Galeri Kopi Indonesia menjadi salah satu tempat wisata kebun kopi menarik dan punya pelanggan luas dari dalam dan luar daerah. Para musisi, bintang film dan publik figur lainnya selalu menyempatkan diri singgah di Galeri Kopi Indonesia.
"Silakan mereka menikmati suasana di sini sampai pagi," kata Sahru, lulusan SMK 1 Takengon yang pernah meraih gelar duta kopi.
Virzha, penyanyi asal Jakarta yang hadir ke Takengon dalam rangka mengisi sebuah festival, juga tergoda singgah ke sana.
• Kasus Nurita Tewas dengan Luka Tusukan, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
"Mereka menikmati semuanya di sini," kata Sahru.
Sebelumnya, pemain film dan sinetron, Rio Dewanto juga singgah ke tempat itu. Ia juga terpesona dengan pola wisata kebun yag ditawarkan Sahru.
"Kita rencana nanti mau bangun home stay di lokasi ini," lanjut Sahru.
Abang Salmi terus mengupayakan berbagai inovasi bidang wisata Gayo. Ia adalah pemegang empat sertifikat guide nasional dan Asia Tenggara.
"Soal pemegang sertifikat guide, memang tidak banyak yang tahu, juga pemerintah di sini," kata Abang Salmi sambil tertawa. Ia lalu menghadiahkan sebuah cerutu istimewa kepada Serambinews.com sebagai persahabatan.(*)
• Pengawas dan Kepsek di Pidie Jaya Ikut Bimtek Penguatan Pendidikan Karakter
• Alih Fungsi Lahan Sawah Semakin Marak, Bupati Abdya Tempuh Kebijakan Ini
• RESMI, Juergen Klopp Perpanjang Kontrak di Liverpool Sampai 2024
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/cerutu-tembakau-gayo-2.jpg)