Breaking News:

Citizen Reporter

Melihat Cara Malaysia Mengelola Pendidikan; Kepala Sekolahnya Bergaji Rp 34 Juta

Terkait gaji, seorang guru (dan atau kepala sekolah) dengan grade tertinggi, memiliki gaji RM10.000 atau setara dengan 34 juta rupiah

FOR SERAMBINEWS.COM
ZUBIR, Kepala SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, bergiat di Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Lhokseumawe, melaporkan dari Kuala Lumpur, Malaysia 

Oleh ZUBIR, Kepala SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, bergiat di Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Lhokseumawe, melaporkan dari Kuala Lumpur, Malaysia

KAMI tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) setelah magrib. Menjelang landing, terlihat ribuan cahaya dari Bumi Melayu, dan disambut oleh gerimis mengundang.

Semua penumpang, khususnya para kepala sekolah dari Aceh, terlihat bahagia karena semakin dekat untuk menjemput ilmu ke universitas dengan peringakat 70 dunia versi QS Word University Ranking.

Alhamdulillah, saya berkesempatan mengikuti program magang kepala sekolah di University of Malaya, Kuala Lumpur. Program ini digagas oleh Dinas Pendidikan Aceh, diikuti oleh 120 kepala sekolah yang terdiri atas perwakilan kabupaten/kota masing-masing.

Peserta dibagi dalam dua grup. Setiap grup mengikuti magang selama dua minggu, sejak 24 November 2019 hingga 8 Desember 2019, dilanjutkan pada 8 Desember hingga 22 Desember 2019.

Kegiatan magang dikemas dalam beberapa model: teoritis di kelas, diskusi kelompok, kunjungan ke sekolah, dan presentasi—baik hasil dari diskusi kelompok, maupun laporan kunjungan ke sekolah. Fokus dari semua materi adalah kepemimpinan sekolah.

Pendidikan Untuk Membangkitkan Potensi Setiap Anak

Salah seorang kepala sekolah ketika mendengarkan penjelasan siswa tentang konsep bangunan ramah lingkungan.
Salah seorang kepala sekolah ketika mendengarkan penjelasan siswa tentang konsep bangunan ramah lingkungan. (FOR SERAMBINEWS.COM)

Dalam ruang yang singkat ini, saya akan menulis hal-hal yang bernilai positif di Malaysia, sebagai sebuah perbandingan, maupun sesuatu yang mungkin untuk diadopsi, dimodifikasi, dan diterapkan di Aceh.

Untuk memudahkan pembaca, saya akan merumuskan dalam 12 temuan. Tentu ada banyak sekali hal (positif) lainnya yang tidak mungkin tersampaikan semuanya di sini.

Pertama, Malaysia membagi dua tingkatan sekolah: sekolah dasar dan sekolah menengah. Untuk sekolah dasar ditempuh selama enam tahun, sekolah menengah ditempuh selama lima tahun.

Tidak ada pemisahan antara SMP dan SMA (seperti kondisi di Indonesia). Lebih dari 95 persen sekolah berstatus negeri. Sekolah negeri disebut dengan sekolah kebangsaan.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved