Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Abdya Belum Punya Escape Building, Rencana Dibangun Tahun Depan

Bencana gempa disusul gelombang raya (tsunami) yang terjadi 26 Desember 2004 atau 15 tahun lalu, juga menerjang kawasan pesisir Abdya

SERAMBI/HENDRI
ESCAPE BUILDING- Kondisi bangunan penyelamat dari Tsunami (escape building) di Banda Aceh, Aceh, Rabu (25/12/2019). SERAMBI/HENDRI 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bencana gempa disusul gelombang raya (tsunami) yang terjadi 26 Desember 2004 atau 15 tahun lalu, juga menerjang kawasan pesisir Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

 Sayangnya, kabupaten Abdya dengan jumlah penduduk sekitar 130 ribu jiwa tersebar dalam sembilan kecamatan dan 152 gampong/desa itu hingga saat ini belum punya satupun Escape Building (bangunan/gedung penyelamat).

Dari amatan Serambinews.com, bila terjadi peristiwa gempa warga Kecamatan Blangpidie dan Susoh sekitarnya memilih Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya di kawasan perbukitan Desa Keude Paya, Blangpidie sebagai lokasi penyelamatan.

VIDEO - Kisah Dibalik Foto Gempa dan Tsunami Aceh, Sang Photografer yang Takut Tinggal di Dekat Laut

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (Kalak BPBK) Abdya, Amiruddin SPd dihubungi Serambinews.com, Kamis (26/12/2019) mengakui kalau daerah itu belum ada satupun bangunan escape building.

“Rencana dibangun tahun depan (2020). Konsultan perencana sudah turun ke Abdya sekitar bulan September lalu,” katanya.  

Pusat Studi Falak UIN Ar Raniry Pantau Gerhana Matahari Cincin, Sediakan Dua Teleskop

Bangunan penyelamat tersebut akan dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh.

Selain bangunan Escape Building, BPBD Aceh juga membangun Gudang Logistik Abdya lokasi samping Kantor Bappeda di Kompleks Perkantoran Pemkab setempat.

“Mudah-mudahan pada April tahun depan pembangunnnya sudah dimulai,” kata Amiruddin.

Kalak BPBK Abdya itu menambahkan bangunan Escape Building atau bangunan penyelamat akan dibangun di lokasi samping Pasar Rakyat Sangkalan di Desa Padang Panjang, daerah pesisir Kecamatan Susoh.

Kisah Wartawan Serambi Cari Adik Usai Tsunami, Jumpa Rekan Kantor Bawa Mayat Istri di Kereta Sorong

Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena akses jalan sudah aspal hotmix dan dekat dengan pasar dan kawasan pemukiman warga sejumlah desa, kawasan pesisir Kecamatan Susoh.

Pembangunan bangunan Escape Building di Desa Padang Panjang, Susoh itu menyerap anggaran hampir satu miliar rupiah, sumber APBA 2020.(*)  

 Anak Ini Meninggal Dalam Pelukan Ibunya, Dikeroyok dan Ditusuk di Lokasi Pesta

           

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved