Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5.0 Guncang Sukabumi
Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
SERAMBINEWS.COM, SUKABUMI - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5.0 terjadi di Sukabumi, Kamis (26/12/2019).
Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Pusat gempat berlokasi di 8.05 LS - 106.82 BT atau 121 km Tenggara Kabupaten Sukabumi.
Gempa dengan kedalaman 10 km ini dirasakan di Sukabumi (III-IV MMI), Pangalengan dan Cimahi (II MMI).
• Daftar Produk Kosmetik yang Dilarang BPOM, Dari Krim Syahrini Hingga Skincare Korea
• Ini Data dan Fakta Dahsyatnya Tsunami Aceh, dalam Tujuh Menit Sepanjang Pesisir Aceh Dibanjiri Mayat
• Jenazah Mahasiswa Kedokteran Unimal yang Tenggelam di Blang Kolam Dibawa Pulang ke Sumatera Barat
Viral Gambar Retakan Permukaan Air Laut
Viral di media sosial kabar terjadi retakan di permukaan air laut. BMKG menyebut informasi tersebut tidak benar.
Dalam artikel viral di Facebook itu, disebutkan, tanda retakan di permukaan air laut itu pertanda akan terjadi gempa besar.
Warga Lombok pun diminta untuk bersabar dan banyak berdoa agar gempa besar itu tidak terjadi.
Pesan mengerikan itu diunggah oleh akun Facebook Muhammad Alexander Zen.
Dalam unggahannya di tanggal 20 Desember 2019, akun tersebut menuliskan sebuah informasi panjang yang menjelaskan dua buah foto udara yang seolah menunjukkan adanya retakan di permukaan air laut.
Tidak disebutkan dengan jelas di mana foto laut yang disebut retak tersebut diambil.
Namun ia menyebut akan ada potensi gempa di Pulau Jawa sebagaimana dijelaskan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Berikut potongan narasi yang dituliskan:
"Nestapa Lombok blm Berakhir laut mulai Retak2 Sudah.. Buat yg lg d pulau Jawa atau ada keluarga d pulau Jawa.. PERBANYAK DO'A...TETAP WASPADA... Lempeng Jawa Terus Bergerak, LIPI Ingatkan Potensi Gempa Sahabat LIPI, LIPI mewaspadai akan terjadinya gempa dengan kekuatan skala besar khususnya di Pulau Jawa beberapa waktu ke depan.
Hal ini akibat meningkatnya aktifitas seismik dengan seringnya terjadi subduksi atau pergerakan lempeng selatan mulai dari Selat Sunda hingga timur Pulau Jawa."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lustrasi-gempa-bmkg.jpg)