Gerhana Matahari Cincin
Tutup Mata Pakai Kaca Film Riben, Tingkah Bocah Singkil Demi Melihat Gerhana Matahari
Tak ada alat canggih, untuk melihat fenomena alam gerhana matahari bukan halangan bagi bocah. Bermodal sehelai kaca film riben, mereka sudah bisa
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Tak ada alat canggih, untuk melihat fenomena alam gerhana matahari bukan halangan bagi bocah. Bermodal sehelai kaca film riben, mereka sudah bisa menyaksikan keajaiban alam.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bocah berusia SD berkerumun di teras masjid agung Nurul Makmur Kabupaten Aceh Singkil, di Pulo Sarok, Singkil, Kamis (26/12/2019).
Bergantian menutup mata menggunakan selembar kaca film riben.
Kepalanya mendongak ke angkasa.
Mengarahkan pandangan ke matahari yang mulai naik di atas ubun-ubun.
Tak ada alat canggih, untuk melihat fenomena alam gerhana matahari bukan halangan bagi bocah.
Bermodal sehelai kaca film riben, mereka sudah bisa menyaksikan keajaiban alam.
• Begini Hasil Pengamatan Gerhana Matahari Cincin di Lhokseumawe, Cuaca Sempat Redup
"Terlihat jelas," kata Noval bocah kelas lima SD.
Noval melihat gerhana matahari bersama Aldo.
Siswa kelas enam SD dan bocah lainnya.
Cara yang dilakukan anak-anak itu berhasil.
Gerhana matahari cincin itu terlihat jelas, lewat bantuan kaca film riben.
Seba,b dengan mata telanjang gerhana matahari tak terlihat jelas.
Kendati alam Aceh Singkil, terasa redup dari terang sinar matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bocah-lihat-gerhana-matahari-di-singkil-1.jpg)