Minggu, 3 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Tempatkan Aceh di Rangking Terbawah Indeks KUB, Balitbang Kemenag RI Dituding Ciptakan Kegaduhan

Publikasi hasil survei indeks kerukunan umat beragama (KUB) versi Badan Litbang Kemenag RI Tahun 2019 yang menempatkan Provinsi Aceh di rangking..

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Ketua FKUB Aceh, Nasir Zalba (tengah) bersama tokoh-tokoh lintas agama di Banda Aceh dalam dialog interaktif Harmoni Kerukunan Umat Beragama di Aceh yang berlangsung di RRI Banda Aceh, Senin (30/12/2019). 

Tempatkan Aceh di Rangking Terbawah Indeks KUB, Balitbang Kemenag RI Dituding Ciptakan Kegaduhan

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Publikasi hasil survei indeks kerukunan umat beragama (KUB) versi Badan Litbang Kemenag RI Tahun 2019 yang menempatkan Provinsi Aceh di rangking terbawah (34) telah menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kerukunan sosial di Aceh.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh, Nasir Zalba, mengatakan, pihaknya sudah berusaha mengundang Prof Adlin selaku ketua tim survei Balitbang Kemenag RI untuk menjelaskan metodologi dan proses survei di hadapan tokoh-tokoh lintas agama di Aceh.

Tapi yang bersangkutan tidak mau hadir ke acara tanggal 23 Desember 2019 di Banda Aceh.

"Kita mendapat jawaban alasan klasik, tidak ada anggaran (untuk pergi, red) katanya," kata Nasir Zalba, Ketua FKUB Aceh, dalam acara dialog interaktif Harmoni Kerukunan Umat Beragama di Aceh yang berlangsung di RRI Banda Aceh, Senin (30/12/2019).

Menurut Nasir Zalba menambahkan, survei Balitbang Kemenag RI telah menciptakan kegaduhan di Aceh pada saat orang Aceh sedang enak-enaknya hidup rukun dan damai walau berbeda agama.

"Balitbang Kemenag RI kasih PR ke kita. Mereka seperti melempar batu sembunyi tangan," kata Nasir di hadapan tokoh-tokoh lintas agama.

Segini Besaran Ganti Rugi Tanah Masyarakat untuk Jaringan Irigasi Mon Seuke Pulot Bireuen

Kecamatan Bener Kelipah Rancang Qanun Tatakelola Sumber Air Bersih

Hati-hati Melintasi Ruas Jalan Bireuen-Takengon, Begini Kondisinya

Dalam kesempatan itu, semua tokoh lintas agama di Aceh menyatakan bahwa warga Aceh dan Pemerintah Aceh sangat toleran dan harmonis terhadap warga minoritas agama.

Pendeta Kotler Siagian (Kristen), Baron Pandiangan (Katolik), Paini (Hindu), Yuswar (Buddha) mengajukan protes keras kepada Balitbang Kemenag RI.

Mereka tidak setuju Aceh ditempatkan di urut terbawah tingkat kerukunan umat beragama karena realita di lapangan sangat aman, rukun dan damai kehidupan umat beragama di Aceh.

Sementara Heri, dari Dewan Dakwah Aceh, meminta Kemenag RI untuk mencabut hasil survei itu dan mendesak Ketua Tim Survei untuk meminta maaf.

Turut menyampaikan keberatan atas hasil survei itu Prof M Hasbi Amiruddin, Dr Nurjannah Ismail, Tgk H Abdullah Usman dan beberapa aktivis mahasiswa.

Ketua Tim Survei Balitbang Kemenag RI, Prof Dr Muhammad Sila, melalui sambungan telepon interaktif, mengatakan, pihaknya akan berupaya memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam survei pada tahun-tahun mendatang, dan ini membutuhkan dana lebih besar.

Selama lima tahun terakhir, kata Prof Adlin, Balitbang Kemenag RI hanya melakukan survei indeks kerukunan umat beragama di Indonesia secara kuantitatif.(*)

Baitul Mal Bireuen Salur Bantuan Zakat Tahap Dua, Ini Nilainya

VIRAL Pengantin Pakai Ambulans di Pesta Pernikahan, Begini Kejadiannya hingga Reaksi Warganet

Tabrakan Truk Pengangkut Mobil, Truk Sampah dan Honda Scoopy di Bireuen, 4 Orang Luka-luka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved