Berita Aceh Utara

Ini Ancaman Hukuman Bagi Pria yang Diduga Ancam Camat dengan Senjata Airsoft Gun

Satreskim Polres Lhokseumawe kini mengamankan pria berinisial BT (36) asal Sawang, Aceh Utara. BT ditangkap atas dugaan melakukan pengancaman...

Ini Ancaman Hukuman Bagi Pria yang Diduga Ancam Camat dengan Senjata Airsoft Gun
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang memperlihatkan senjata airsoft gun jenis pistol yang disita dari BT. 

Ini Ancaman Hukuman Bagi Pria yang Diduga Ancam Camat dengan Senjata Airsoft Gun

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -Satreskim Polres Lhokseumawe kini mengamankan pria berinisial BT (36) asal Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

BT ditangkap atas dugaan melakukan pengancaman dan upaya pemerasan terhadap Camat Sawang pada pertengahan 2019 lalu dengan menggunakan pistol yang belakangan baru diketahui senjata jenis airsoft gun.

Sedangkan pria tersebut ditangkap di rumahnya pada Jumat (3/1/2020) malam. Polisi juga mengamankan satu pistol air soft gun berbentuk FN, dan dua kaleng cat yang sempat digunakan untuk mengubah warna senjata dari silver ke hitam.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, Senin 6/1/2020) mengatakan, atas dugaan perbuatan terdakwa yakni upaya pemerasan dan dugaan pengancaman terhadap Camat Sawang, tersangka dibidik dengan Pasal 335 Ayat (1) KUHP sub Pasal 1 Ayat (1) UU RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api dan Bahan Peledak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sebelumnya, AKP Indra juga menguraikan kronologis kejadian dugaan pengancaman dan pemerasan pada tanggal 9 Juli 2019 sekitar pukul 11:00 WIB di ruang kerja camat Sawang.

Pemimpin Baru Pasukan Quds Iran Menangis di Peti Mati, Lihat Foto-foto Pemakaman Qasem Soleimani

Ini Permintaan Terakhir Ria Irawan Sebelum Meninggal Dunia, Sang Kakak Berkali-kali Ucap Takbir

Vivo S1 Pro Edisi 256 GB Sudah Bisa Dipesan, Kamera Selfie 32 MP, Ini Spesifikasi dan Harganya

Diawali tersangka mengirim satu pesan singkat (SMS) kepada camat untuk meminta jumpa karena ada hal yang ingin dibicarakan.

Sekitar pukul 11:00 WIB, lanjut AKP Indra, tersangka menjumpai camat.

Selanjutnya camat dan tersangka masuk ke dalam ruang kerja camat. Saat mereka sudah berdua saja di dalam ruangan, maka tersangka meminta uang dengan mengatakan. "Kamoe kadeuk, peurle peng sijuta" (Kami sudah lapar, perlu uang satu juta).

Setelah itu tersangka memperlihatkan pistol jenis FN yang saat itu belum diketahui kalau senjata tersebut adalah air soft gun.

Senjata dikeluarkan tersangka dari pinggangnya.

Setelah memperlihatkan senjata tersebut, tersangka langsung keluar dari ruangan melakui pintu belakang.
Tidak lama kemudian, tersangka kembali menghubungi camat melalui SMS "Itu hanya kamu saja yang tahu ya, saya tunggu di warung yang saya bilang tadi".

Lalu tersangka kembali mengirim SMS. "Dimana saya tunggu kamu, itu terpaksa saya lakukan karena kami sudah lapar, itu yang anda lihat tadi, cukup anda yang tahu".

Jadi, menurut AKP Indra, atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan sehingga membuat laporan resmi ke Mapolsek Sawang untuk proses lanjutan.(*)

VIRAL Video Pasangan Muda Mudi Mesum di Lapangan, Nekat Lakukan Ini di Tempat Terbuka

Fenomena Medan Magnet di Aceh Besar, Pakar: Pengujian Sederhana Bisa dengan Waterpass

Hubungan Semakin Memanas, Indonesia Diminta Tak Negosiasi dengan China soal Natuna, Ini 4 Alasannya

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved