Breaking News:

Luar Negeri

Pesan Qassem Soleimani Kepada Mantan Direktur CIA, Ternyata Ini Alasan AS Bunuh Jenderal Top Iran

Tercatat dalam sejarah selama awal kependudukan AS di Irak, dia menjadi dalang untuk menyukseskan pemerintahan Irak.

Editor: Faisal Zamzami
Via Intisari
Setelah kematian Jenderal Qasem, seluruh rakyat Iran berduka di jalanan 

Dilansir dari nypost.com, dana itu ia gunakan untuk mendanai teror yang dia kembangkan.

Seorang mantan direktur CIA era Barrack Obama masih berkuasa, Jenderal David Petraeus menceritakan kisah tentang pesan teks yang ia terima dari Jenderal Qasem yang berpuncak di tahun 2008.

Pesan itu berbunyi seperti ini:

"Dear Jenderal Petraeus, kau harus tahu bahwa aku, Qassim Soleimani, mengatur kebijakan untuk Iran dan juga Irak, Lebanon, Gaza dan Afghanistan.

"Dan benar, diplomat di Baghdad adalah anggota Pasukan Quds.

"Orang yang akan menggantikannya juga anggota Pasukan Quds."

Staff Sersan Robert Barlett adalah satu dari beberapa ribu tentara AS yang terluka dari bom yang dikonstruksi dan digunakan untuk bom jalanan atau IED (Improvised explosive device) di Irak.

IED dibuat untuk membunuh tentara Amerika, dan dirancang dan dikirim ke kelompok teroris Irak oleh Jenderal Qasem.

Hanya dalam waktu 2 tahun dari 2005 sampai 2007, mereka merenggut nyawa 600 tentara militer Amerika di Irak.

Bom itu sangat mengerikan, dengan Robert Barlett merasa bom telah 'membelahnya menjadi 2 bagian dari atas kepala sampai rahangnya' dan juga membuatnya kehilangan salah satu kakinya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved