Breaking News:

RSUD Harus Pertahankan THL Bersertifikasi  

Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat meminta pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh

Serambinews.com
Gedung RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat 

MEULABOH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat meminta pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh tetap profesional dalam mempekerjakan para tenaga harian lepas (THL) sesuai standar pelayanan kesehatan. Hal itu agar kasus malapraktik seperti salah suntik yang terjadi pada Oktober 2018 lalu, tidak terulang lagi.

“Jangan sampai THL yang dipertahankan oleh manajemen rumah sakit justru tidak mempunyai STR (surat tanda registrasi), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan (Permenkes 28/2017),” ujar Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syah Putra kepada Serambi, Sabtu (4/1/2019), menanggapi banyaknya THL yang telah diputuskan hubungan kerja (PHK) oleh manajemen RSUD Cut Nyak Dhien.

Tterkait PHK ratusan THL pada 31 Desember 2019 lalu, ucap Edy, pihaknya memberi dukungan karena kebijakan tersebut patut dilakukan demi menyelamatkan eksistansi rumah sakit pelat merah tersebut. “Namun yang perlu digarisbawahi oleh pihak rumah sakit bahwa, dalam kebijakan tersebut harus benar-benar profesional dan tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” tukasnya.

Gejolak setelah PHK, ulas Edy, hal yang biasa karena semua kebijakan yang menyangkut nasib orang selalu akan menimbulkan polemik dan ditanggapi pro dan kontra oleh  masyarakat. Namun, tandasnya, jika pihak RSUD Cut Nyak Dhien bisa membuktikan keputusan itu diambil secara profesional tanpa tekanan, maka polemik tersebut lambat laun akan hilang dengan sendirinya.

“Artinya, pihak rumah sakit harus menunjukkan bukti bahwa THL yang dipertahankan itu bersertifikasi atau semuanya memiliki STR. Atau sebaliknya, bisa membuktikan kalau THL tersebut layak diberhentikan meski punya STR lantaran dia tidak disiplin,” tutupnya.(c45)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved