Kasus Gugatan PNA

Gugatan Irwandi Yusuf terhadap Tiyong Cs Ditolak, Begini Pertimbangan Hakim

Sengketa di tubuh PNA merupakan sengketa internal Parpol. Seharusnya, sengketa itu diselesaikan terlebih dahulu di tingkat Mahkamah Partai.

Gugatan Irwandi Yusuf terhadap Tiyong Cs Ditolak, Begini Pertimbangan Hakim
SERAMBINEWS.COM/ MASRIZAL
Kuasa hukum para Tergugat saling bersalaman setelah sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (7/1/2020). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh membacakan putusan atas gugatan Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres 2017, Irwandi Yusuf terhadap Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong, Miswar Fuady dan Irwansyah pada Selasa (7/1/2020).

Dalam perkara itu, Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong selaku Ketua Umum PNA hasil Kongres Luar Biasa (KLB) sebagai Tergugat 1, Miswar Fuady (Sekjen PNA hasil KLB) sebagai Tergugat 2, dan Irwansyah (Ketua Mahkamah Partai) sebagai Tergugat 3.

"Menyatakan mengabulkan eksepsi Tergugat 1, Tergugat 2, Tergugat 3. Menyatakan gugatan yang diajukan Pengugat tidak bisa diterima," baca Ketua Majelis Hakim, Nendi Rusnedi SH didampingi dua hakim anggota, Eti Astuti SH dan Mukhtar SH.

Dalam sidang itu, Irwandi diwakili kuasa hukumnya yang terdiri atas Haspan Yusuf Ritonga SH MH, Husni Bahri TOB SH MH MHum, Yahya SH, dan Andi Lesmana SH MH.

Sementara Tergugat I diwakili kuasa hukumnya, Muhammad Reza SH, Askhalani SH, Zulkifli SH, dan Wahyu Pratama SH.

Sedangkan Tergugat III, Irwansyah juga diwakili kuasa hukumnya, Imran Mahfudi SH.

Hanya Tergugat II yang menghadiri langsung sidang itu tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Di hadapan kuasa hukum dan pengunjung, majelis hakim pada intinya menyampaikan bahwa majelis sudah mengupayakan perdamaian konflik keduabelah pihak, tapi tidak berhasil.

Sehingga persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan bukti-bukti surat dan saksi-saksi yang dihadirkan.  

Dari hasil pemeriksaan, menurut Nendi, sengketa di tubuh PNA merupakan sengketa internal partai politik.

Seharusnya, sengketa itu diselesaikan terlebih dahulu di tingkat Mahkamah Partai sebelum diajukan ke pengadilan sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 2 tahun 2011 tentang Partai Politik.  

“Menurut majelis hakim gugatan Pengugat belum seharusnya diajukan ke Pengadilan Negeri,” kata Ketua Majelis Hakim, Nendi Rusnedi.(*)

Gugatan Irwandi Terkait Kepengurusan PNA Ditolak, Darwati Sebut Akan Ajukan Kasasi

Berniat Balas Dendam atas AS, Berapa Kekuatan Militer Iran? Punya 523.000 Tentara, Rudal dan Drone

Keluarga Minta Pembunuh Hakim Jamaluddin Dijerat Hukuman Mati, Sekalipun Istrinya Zuraida Hanum

VIDEO - Polisi Tangkap Istri yang Jadi Otak Pembunuhan Hakim PN Medan

 

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved