Breaking News:

Thailand Larang Penggunaan Plastik Mulai Tahun Ini, Warga Gunakan Ember hingga Gerobak saat Belanja

Foto-foto yang di unggah oleh pengguna Twitter, @sihamese ini pun telah mendapatkan 179 ribu retweet dan telah disukai pengguna lain sebanyak 624 ribu

Editor: Amirullah
twitter.com/sihamese
Plastik Dilarang, Warga Thailand Kreatif Membawa Barang Belanjaan dengan Ember, Guci hingga Gerobak (1) 

SERAMBINEWS.COM - Mulai tahun 2020 ini Thailand melakukan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai kepada para penjual.

Akibat larangan tersebut, toko-toko di Thailand sudah tak lagi menyediakan kantong plastik untuk para pembeli.

Kini pembeli yang akan berbelanja harus membawa sendiri wadah untuk barang-barang belanjaan yang mereka beli.

Sementara itu, beredar di media sosial Twitter foto-foto pembeli-pembeli kreatif yang membawa gerobak dorong, jaringan ikan, karung, gantungan baju, ember, bahkan traffic cone untuk membawa barang belanjaannya.

Foto-foto yang di unggah oleh pengguna Twitter, @sihamese ini pun telah mendapatkan 179 ribu retweet dan telah disukai pengguna lain sebanyak 624 ribu.

Menikah Bulan Depan, Martunis Butuh Sponsor untuk Datangkan Cristiano Ronaldo

Daftar Harga Ponsel Xiaomi Januari 2020, Mi Note 10 Pro Punya Lima Kamera, Harganya Rp 6,9 Jutaan

Kesaksian Korban Pemerkosaan Reynhard Sinaga: Tindakkannya Menjijikan

Dilansir dari reuters.com, masyarakat Thailand memang mempunyai kesadaran akan risiko pencemaran lingkungan yang terjadi akibat sampah plastik.

Sebab, sebelumnya di Thailand terjadi insiden di mana hewan rusa dan ikan dugong ditemukan mati dengan sampah plastik di dalam perutnya.

Thailand pun sempat ditetapkan menduduki peringkat ke enam negara yang menyumbang sampah plastik ke lautan.

"Thailand berada di peringkat ke-6 di antara negara-negara di dunia yang membuang sampah ke laut," kata Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Varawut Silpa-Archa dikutip dari Reuters.com.

"Namun, selama lima bulan terakhir, kami turun ke urutan 10," sambungnya.

Diguncang Gempa Berkekuatan 6,4 SR, Gedung Pers Simeulue Retak Bagian Dalam

Kasus Kematian Hakim Jamaluddin, Polisi Tangkap 3 Pelaku, Sang Istri Otak Pembunuhan

Pria Lanjut Usia dan Stroke di Bireuen Berharap Dapat Ditampung di Panti Jompo, Begini Kondisinya

Dua Ton Lebih Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Pulau Banyak Kembali Dilepas ke Laut, Ini Penyebabnya

()
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved