Salam

Wisata ke "Bukit Magnet" atau "Bukit Ilusi" Tetap Sensasional

Berita tentang fenomena alam yang diduga sebagai medan magnet di kawasan Jalan Lintas Blangbintang (Bukit Radar) tembus Krueng Raya

Wisata ke
www.serambitv.com
Tim ahli dari Unsyiah melakukan penelitian pada lokasi yang diduga terdapat medan magnet di kawasan Blangbintang Aceh Besar, Senin (6/1/2020). 

Berita tentang fenomena alam yang diduga sebagai medan magnet di kawasan Jalan Lintas Blangbintang (Bukit Radar) tembus Krueng Raya, Aceh Besar, sangat menghebohkan masyarakat. Warga yang sudah mencobanya ke lokasi itu mengaku kekuatan magnetnya mampu menarik mobil --dalam keadaan mesin tak menyalaB menanjak ke puncak bukit dengan kecepatan mencapai 40 kilometer perjam. Tak hanya itu, kekuatan magnet tersebut dilaporkan bisa menarik botol berisi air ke arah bukit. Sensasinya sama dengan yang terjadi di Jabal Magnet, Madinah.

Kabar itu pertama disampaikan Aipda Pariadi, anggota Ditreskrimsus Polda Aceh. Ia menceritakan, menemukan lokasi medan magnet tersebut secara kebetulan, yakni berawal dari kejadian mobil sedan yang disopiri istrinya bersenggolan kaca spion dengan mobil lain yang datang dari arah berlawanan, pada Kamis 26 Desember 2019 petang.

Namun kejadian itu tak terlalu dikhawatirkannya. Pariadi yang saat itu juga membawa satu mobil lainnya kembali melaju perlahan meninggalkan istrinya di belakang. Namun meski sudah terpaut jauh, ia belum juga juga melihat mobil istrinya datang menyusul. Akhirnya ia memutuskan berhenti, dengan mesin mobil dalam keadaan menyala, dan tanpa menarik rem tangan.

Tiba-tiba ia bersama keluarga yang di dalam mobil merasa tertarik ke belakang atau ke arah menanjak. "Beberapa kali saya coba, mobil terus tertarik ke belakang, ke arah jalan yang lebih menanjak. Bahkan lama kelamaan, kecepatannya makin tinggi mencapai 35 kilometer per jam. Selain mobil, kami juga pernah mencobanya dengan minuman di dalam botol dan sepeda motor teman-teman yang saya ajak ke lokasi," ungkap Pariadi.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali dan Sekda Drs Iskandar Msi yang sempat terkejut atas fenomena itu mengaku sudah menikmati sensasi tarikan magnet. ATarikan medan magnetnya cukup kuat. Bukan hanya di satu titik, tapi di beberapa titik. Untuk membuktikan hal ini, Insya Allah kami akan mendatangkan ahli Geofisika dari Bandung. Kami sudah bicara langsung dengan beliau," kata Mawardi.

Setelah ada pembuktian, kata sang Bupati, kalau ternyata itu ada kandungan medan magnetnya, maka lokasi itu akan ditata khusus dan diharapkan menjadi lokasi wisata baru di Aceh Besar. Bahkan harapan mereka, lokasi itu akan dibuka untuk umum.

Menyusul merebaknya kabar itu di meduia massa dan media sosial, Dr Nazli Ismail, Peneliti Geofisika pada Laboratoorium Geofisika dan Ketua Program Studi S2 Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala yang secara khusus mengirimkan tanggapan kepada Serambinews.com. Menurut Nazli, perlu diberikan penjelasan secara ilmiah tentang fenomena yang viral tersebut. Untuk memastikan penyebab utamanya maka perlu dilakukan observasi di lapangan secara geofisika, misalnya dengan melakukan pengukuran elevasi, baik secara sederhana menggunakan waterpass, theodolite, maupun peralatan GPS geodetik.

Beberapa petugas dari lembaga terkait kemarin sempat ke lokasi bersama wartawan. Hasil obeservasi dan pembuktian dengan peralatan seperti waterpass, ternyata tidak ditemukan adanya medan magnet di sana. Jalan sebelumnya dikebarkan menanjak, setelah diuji ternyata menurun.

Jadi, beberapa petugas dari BMKG dan akademisi dari Unsyiah untuk sementara berkesimpulan bahwa itu adalah ilusi mata atau ilusi gravitasi.

Bahwa ada rencana membuat likasi itu sebagai lokasi wisata, silakan saja. Tentu dengan embel-embel Awisata ilusi@.  Toh, dengan sensasi seperti itu juga tak akan mengurangi daya tarik. Toh, AJabal Magnet@ di Madinah juga ketika kita tuang air ke jalan juga terlihat airnya mengalir ke tanjakan.

Menjadikan lokasi itu sebagai destinasi baru wisata di Aceh Besar adalah ide cemerlang. Akan tetapi, jika benar itu ingin dikelola sebagai lokasi wisata, tentu ada banyak hal yang harus disiapkan agar wisatawan tak hanya menimati ilusi itu, tapi juga bisa menikmati hal-hal lain, terutama bersama keluarga. Sebab, zaman sekarang, ilusi pun menjadi sesuatu yang sangat sensasional. Bikin masyarakat penasaran. Dan, berwisata ke ABukit Magnet@ atau ke ABukit Ilusi@ sama-sama merasakan sensasional, kan?

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved