Dua Kades Terlibat Cinta Terlarang saat Suami Jual Durian ke Jawa, Akhirnya Digerebek Warga Sendiri

Saat dilakukan pengerebekan warga melihat Heriandi masuk ke rumah Evi sekira pukul 20.00 WIB.

Editor: Amirullah
TribunBogor
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Dua Kepala Desa (Kades) di Lahat diduga terlibat perselingkuhan cinta terlarang.

Evi Krisnawati (36) Kades Lesung Batu dan Heriandi (42) Kades Air Puar, keduanya warga Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, ini diduga melakukan perselingkuhan.

Kasus diduga perselingkuhan ini sendiri terungkap, Senin (6/1/2020) malam.

Saat dilakukan pengerebekan warga melihat Heriandi masuk ke rumah Evi sekira pukul 20.00 WIB.

Suami Jual Durian ke Jawa, Kades Evi Krisnawati Inapkan Kades Heriandi di Rumahnya, Akhirnya . . .. Kades Lesung Batu Evi Krisnawati
Suami Jual Durian ke Jawa, Kades Evi Krisnawati Inapkan Kades Heriandi di Rumahnya, Akhirnya . . .. Kades Lesung Batu Evi Krisnawati (facebook.com/evi.krisnawati.927)

Kronologi Pesawat Ukraina Boeing 737-800 Jatuh di Iran, 167 Penumpang dan 9 Awak Kabin Tewas

Istri jadi Otak Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Pengacara Perceraian Ungkap Soal Harta Rp48 Miliar

Padahal saat itu suami Evi sedang berada di Pulau Jawa, untuk menjual durian.

Warga pun melakukan pengintaian. Barulah sekira pukul 21.00 WIB, warga bersama perangkat desa menuju rumah sang kades tersebut untuk memastikan informasi warga.

()

Kades Air Puar Heriandi (facebook.com)

Awalnya tidak ada jawaban dari dalam rumah saat warga mengetok pintu.

Kemudian warga melakukan penggerebekan, dan menemukan Evi dan putranya yang masih berusia 5 tahun di rumah.

Warga berhasil menemukan Heriandi dalam salah satu kamar.

Sekira pukul 22.30 WIB, dua kades diduga selingkuh itu digelandang perangkat desa bersama warganya ke Polsek Mulak Ulu.

Jika Perang Pecah, Berikut Perbandingan Rudal Balistik Amerika Vs Iran

Zuraida Hanum Tertunduk Pakai Baju Tahanan, Kapolda Sumut: Pembunuhan Hakim Jamaluddin Terencana

Fakta Baru Kematian Hakim PN Medan, Jamaluddin Dibekap Sprei Agar Tak Teriak

Warga sendiri sudah lama mencium aroma perselingkuhan keduanya.

Bahkan, laporan sudah beberapa kali sampai ke Camat Mulak Ulu. Hanya saja, laporan itu belum disertai bukti, hingga selalu dibantah oleh kedua kades.

"Memang kecurigaan warga sudah lama, tapi tidak cukup bukti dan saksi.

Sudah kami panggil dan dinasehati, temasuk camat sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved