Breaking News:

Pembunuhan Sopir Travel

Mendengar Dituntut Mati, Begini Reaksi Terdakwa Pembunuh Sopir Travel di Aceh Singkil

Hadi Nurfathon (33) mengenakan rompi orange nomor delapan dengan tangan diborgol, Kamis (9/1/2020).

www.serambitv.com
JPU Kejari Aceh Singkil, menuntut hukuman mati Hadi Nurfathon penduduk Kreung Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (9/1/2020). 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hadi Nurfathon (33) mengenakan rompi orange nomor delapan dengan tangan diborgol, Kamis (9/1/2020).

Penduduk Kreung Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, digendang personel Kejaksaan Negeri Aceh Singkil dan pengawalan polisi bersenjata laras panjang berjalan menuju ruang sidang utama Pengadilan Negeri Singkil.

Sejurus kemudian dipersilahkan duduk oleh Ketua Majelis Hakim PN Singkil, Hamzah Sulaiman.

Terdakwa pembunuh Syafriansyah (26) sopir travel asal Sianjo-anjo, Gunung Meriah, itu menjalani sidang dengan agenda tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Singkil.

Hadi Nurfathon tampak duduk dikursi pesakitan dengan badan sedikit bungkuk ke depan.

Nyaris tidak begerak.

Termasuk ketika JPU menuntutnya hukuman mati.

Hadi Nurfathon tetap diam hingga Ketua Majelis Hakim memberikan kesempatan berbicara.

"Apakah saudara terdakwa mendengar tuntutan jaksa?," tanya Ketua Majelis Hakim Hamzah.

Halaman
123
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved