Sidang Paripurna DPRA Ricuh
PPP: Anggota DPRA jangan Ngotot dengan Kepentingan Diri dalam Pembentukan AKD
Saat ini rakyat Aceh sedang menantikan kinerja anggota DPRA terutama terkait dengan kepentingan rakyat.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
Suasana rapat mulai tidak kondusif setelah Sekretaris Dewan (Sekwan), Suhaimi membacakan distribusi anggota dewan dari masing-masing fraksi di DPRA ke dalam alat kelengkapan.
Seperti Komisi, Badan Legislasi (Banleg), Badan Musyawarah (Banmus), dan Badan Anggaran (Banggar).
Setelah itu, sejumlah anggota DPRA terlihat berbicara dalam suara keras bahkan empat anggota dewan menghampiri meja pimpinan dewan.
Mereka memprotes pendistribusian anggota dewan dari partai non- KAB jilid II, seperti Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, dan Fraksi PPP tidak menyebarkan anggotanya secara proporsional atau merata dalam komisi.
Partai Demokrat dan PPP menempatkan anggotanya di komisi V masing-masing sebanyak tiga orang, sedangkan Partai Golkar menempatkan tiga anggotanya di komisi VI.
Skema itu dilakukan dengan target dua dari tiga partai nasional itu bisa mendapatkan pimpinan komisi dalam proses pemilihan ketua.(*)
• VIRAL Aksi Pemuda Kepergok Curi Celana Dalam Wanita, Pelakunya Alami Kelainan Seksual
• Info untuk Anda Para Traveller, Ini Daftar Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia di Tahun 2020
• Polisi Tangkap 11 Warga di Tambang Emas Ilegal
• Dihina Keluarga Kekasih karena Miskin, 5 Tahun Kemudian Wanita Ini Balas Dendam dengan Cara Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapatriccuhh.jpg)