Berita Aceh Utara

Anak Gajah Ditemukan Mati di Aceh Utara, Ini Langkah yang Dilakukan BKSDA

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, pada Jumat (10/1/2020) mendapatkan laporan terkait kematian anak Gajah Sumatera di wilayah Aceh...

Anak Gajah Ditemukan Mati di Aceh Utara, Ini Langkah yang Dilakukan BKSDA
For Serambinews.com
Anak Gajah Ditemukan Mati di Aceh Utara. 

Anak Gajah Ditemukan Mati di Aceh Utara, Ini Langkah yang Dilakukan BKSDA 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Jumat (10/1/2020) mendapatkan laporan terkait kematian anak Gajah Sumatera di wilayah Aceh Utara.

Menindaklanjuti laporan tersebut, maka tim BKSDA Aceh melalui Seksi Konservasi Wilayah 1 Lhokseumawe dan Resor Konservasi Wilayah 1 Aceh Utara, serta didampingi petugas CRU Cot Girek, personil Polsek dan Koramil setempat, langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Sehingga di perbatasan wilayah Kecamatan Cot Girek dan Kecamatan Paya Bakong Aceh Utara, ditemukan satu ekor bangkai anak gajah. Anak gajah yang mati tersebut diperkirakan baru berumur satu bulan dengan lebar telak kaki sekitar 13 sentimeter dan panjang telapak kaki sekitar 14 sentimeter.

"Untuk waktu kematian kita perkirakan sudah satu minggu, sehubungan bangkainya sudah membusuk," ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 Lhokseumawe BKSDA Aceh, Kamaruzzaman SHut, Jumat (10/1/2020) malam.

Innalillahi wa Innailaihi Rajiun, Mantan Kepala Bappeda Aceh Zulkifli Hs Meninggal Dunia

6 Fakta Penangkapan Kapolsek Payung Terkait Kasus Narkoba, Jual Sabu hingga Uang Rp 30 Juta Disita

Marhamah Dilantik Sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Pintu Rime Gayo

Menurutnya, Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto SHut, telah memberikan arahan langsung pada tim untuk mengumpulkan informasi dari masyarakat dan juga mengirim tim medis BKSDA Aceh untuk melakukan pengecekan serta pengambilan sampel bagian tubuh dari bangkai anak gajah tersebut.

"Ini untuk mengetahui penyebab kematian anak gajah tersebut," papar Kamaruzzaman.

Kesempatan ini, Kamaruzzaman juga menjelaskan, Gajah Sumatera merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/ 2018 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/ 2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi. 

Khusus di Provinsi Aceh, sebagian Gajah Sumatera sekarang ini berada di luar kawasan konservasi dan di luar hutan, sehingga berpotensi terjadi konflik antara gajah dengan manusia.

Karena itu, pihak mengimbau masyarakat setempat dan elemen stakeholder lainnya untuk tidak melakukan perusakan hutan da wilayah-wilayah koridor gajah yang merupakan habitat hidupnya.(*)

Anak Hakim Jamaluddin tak Menyangka Bundanya Terlibat dalam Pembunuhan Ayahnya

Piala Keuchik Cot Buket Peusangan, H Uun Saifannur Antar DPaya FC ke Perempat Final

Jefri Pratama Selingkuhan Zuraida Hanum Pembunuh Hakim Jamaluddin, Caleg Hanura Gagal di Pileg 2019

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved