Berita Banda Aceh

Banda Aceh Hasilkan Sampah 576 Ton Sehari, Terbanyak Sampah Rumah Tangga

Walhi menyampaikan dalam sehari warga Banda Aceh menghasilkan 576 ton sampah, dan paling banyak sampah rumah tangga.

Banda Aceh Hasilkan Sampah 576 Ton Sehari, Terbanyak Sampah Rumah Tangga
Beras, Gula Pasir, dan Beras Ketan sekitar 18,6 ton dimusnahkan oleh petugas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Gampong Jawa, Banda Aceh, Rabu (29/4). Beras, gula pasir, dan beras ketan itu merupakan barang illegal yang disita oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh dalam kasus 2014 lalu. SERAMBI/ SUBUR DANI 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh menilai Pemerintah Kota Banda Aceh masih harus bekerja keras dalam mengatasi persoalan sampah.

Walhi menyampaikan dalam sehari warga Banda Aceh menghasilkan 576 ton sampah, dan paling banyak sampah rumah tangga.

“Walhi Aceh menilai keberhasilan perbaikan pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tugas pemerintah kota, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha/swasta,” kata Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Muhammad Nur kepada Serambinews.com, Kamis (16/1/2020).

Berdasarkan perhitungan Walhi Aceh, 576 ton sampah perhari dihasilkan dari 64.000 rumah tangga yang ada di Banda Aceh.

Sampah Berserakan di Lokasi Wisata di Calang, Aceh Jaya

Bupati Shabela Abubakar Jadikan Rumah Pribadinya Sebagai Gudang Truk Sampah, Ini Penyebabnya

Cristy dan Relawan Sampah Kota Gemilang

“Artinya produksi sampah rumah tangga mencapai 210.000 ton pertahun. Kondisi ini belum termasuk sampah dari pasar, rumah sakit, sekolah, dunia usaha, dan instansi pemerintah,” ujarnya.

Karena itu, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sangat dibutuhkan.

Pemko Banda Aceh diminta tingkatkan sosialisasi dengan mengajak warga menjaga kebersihan dan tegakkan hukum bagi pelanggar sebagaimana diatur dalam Qanun Kota Banda Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah.

“Selain peningkatan kesadaran masyarakat dan pelibatan pihak swasta/dunia usaha dalam pengelolaan sampah, Pemko juga perlu memperbaiki kinerja dalam hal pengelolaan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir), terutama TPA Terpadu di Blang Bintang yang selama ini penanganannya masih buruk,” katanya. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved