Berita Aceh Utara

Polisi Selidiki Kasus Tiga Remaja Rampas HP Dua Korban di Masjid

Penyidik Polsek Baktiya Barat Aceh Utara sedang menyelidiki kasus 3 remaja ditangkap warga.Karena merampas HP dua remaja lainnya di Aceh Utara

Polisi Selidiki Kasus Tiga Remaja Rampas HP Dua Korban di Masjid
SERAMBINEWS/Foto Dok Mapolres Aceh Utara
Tiga remaja yang merampas HP dua remaja lainnya diamankan ke Mapolsek Baktiya Barat Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Penyidik Polsek Baktiya Barat Aceh Utara sedang menyelidiki kasus tiga remaja yang ditangkap warga di kawasan Matang Puntong Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Karena merampas HP dua remaja lainnya di Masjid yang sedang istirahat.

Ketiganya sekarang masih diamankan di Mapolsek Baktiya Barat untuk menjalani proses penyelidikan.

Mereka adalah Hen (19) asal Desa Rawang Itek Kecamatan Tanah Jambo Aye, Zau (16) asal Desa Pucok Alue Kecamatan Baktiya dan And  (17) asal Desa Tanjong Pineung Kecamatan Seunuddon.

Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa Hingga Tewas Dalam Ritual Grup Setan

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (17/1/2020) saat sedang magrib tiga remaja itu merampas HP dan uang milik Rahmat (15) dan M Surahman (14) keduanya warga Desa Alue Bili Rayeuk Kecamatan Baktiya.

Kejadian itu terjadi saat dua korban sedang istirahat di Masjid Desa Matang Bayu Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara.

“Masih diamankan ketiganya di Mapolsek,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya Barat Iptu Heri kepada Serambinews.com, Minggu (19/1/2020). Penyidik kata Kapolsek Baktiya Barat sedang memeriksa ketiganya.

“Mereka kita periksa dulu untuk kita buat berita acara pemeriksaan (BAP),” ujar Iptu Heri.

Terlilit Utang, BPJS Kesehatan Wajibkan Bayi Baru Lahir Ikut Iuran, Tarif Naik Seakan Masih Kurang

Selain itu, lanjut Iptu Heri, orang tua dari ketiga pelaku dan dua korban hari ini juga akan mengadakan pertemuan di Mapolsek untuk membahas persoalan yang dilakukan anak mereka.

Karena kemungkinan kasus tersebut akan diselesaikan secara musyawarah jika pihak keluarga korban setuju.

Karena pelaku dan korban masih dibawah umur. Mereka masih berstatus pelajar semua.

“Tapi tetap kita beri efek jera, agar mereka tak mengulangi perbuatannya,” pungkas Kapolsek Baktiya Barat.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved