Bank Dunia Sebut Daya Saing Rantai Nilai Global RI Masih Lemah
Bank Dunia dalam laporan terbarunya bertajuk World Development Report 2020 menyebut partisipasi Indonesia dalam sistem rantai nilai global masih lemah
Tak hanya itu, proses pra-pemeriksaan dan pemeriksaan untuk impor di Indonesia bahkan memakan waktu 200 jam, alias 5 kali lipat lebih besar dibanding dengan Malaysia.
"Biaya penggunaan fasilitas pelabuhan (port dues) di Tanjung Priok juga 5 kali lipat dari pelabuhan di Singapura dan dua setengah kali lipat dari pelabuhan di Yangon," pungkas Mattoo.(*)
• Anak Berusia 3 Tahun Tewas di Tangan Ayahnya, Dipukuli Hingga Wajah dan Pelipis Terluka
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daya Saing Rantai Nilai Global RI Masih Lemah, Ini Buktinya",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/chief-economist-east-asia-and-pacific-bank-dunia-aaditya-mattoo.jpg)