Salam

Ada Brazil dan Inggris di Persiraja, Debutnya?

DUA pemain asing resmi akan merumput bersama Persiraja di Liga 1 nanti, yakni Adam Thomas Mitter dari Inggris dan Bruno Dybal dari Brazil

Ada Brazil dan Inggris di Persiraja, Debutnya?
SERAMBINEWS.COM/HENDRI ABIK
Pemain Persiraja Banda Aceh saat menjalani sesi latihan perdana di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Kamis (30/1/2020) petang. 

DUA pemain asing resmi akan merumput bersama Persiraja di Liga 1 nanti, yakni Adam Thomas Mitter dari Inggris dan Bruno Dybal dari Brazil. Keduanya sudah menandatangani kontrak berdurasi satu musim. Penandatanganan kontrak berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, Rabu (29/1/2020) sore.

Dari Persiraja kontrak tersebut diteken Sekretaris Umum, Rahmat Djailani. Itu merupakan langkah maju dari berbagai persiapan yang dilakukan Persiraja Banda Aceh menghadapi Liga 1 Musim 2020 yang dijadwalkan bergulir akhir Februari mendatang. Di hadapan wartawan, Adam Mitter, mengaku senang bisa bergabung dengan Persiraja. “Saya suka atmosfer sepak bola di Indonesia. Antusias penonton dan dukungan yang besar kepada klub membuat saya tertarik untuk bermain di Indonesia,” ujar mantan pemain Valour FC, Kanada.

Selain suka dengan atmosfer sepak bola, pemain berkebangsaan Inggris ini juga mengungkapkan alasan dirinya memilih bergabung dengan Persiraja. “Terus terang saya meninggalkan tawaran yang lebih besar dari beberapa klub lain seperti di Vietnam, karena saya melihat keseriusan Persiraja melalui agen saya,” ungkap Mitter. “Saya melihat Persiraja dari media sosial. Persiraja adalah salah satu klub besar di Indonesia dan memiliki pendukung yang besar pula,” pungkas pemain yang berposisi center back ini.

Ungkapan hampir sama juga disampaikan Bruno Dybal. “Saya senang di sini, semoga kami bisa melakukan hal yang terbaik untuk tim dan masyarakat Aceh,” tutur Bruno Dybal yang berposisi sebagai gelandang dan sebelumnya bermain untuk Samut Sakon FC di Liga Thailand. Sekum Persiraja, Rahmat Djailani, mengatakan, “Adam, Bruno, dan Vanderlei, adalah pemain yang sesuai dengan semangat dan karakter tim kita yaitu keras dan ngotot”.

Selain Adam Mitter dan Bruno Dybal, Persiraja juga akan menguji seorang pemain asal Uzbezkistan, Pavel Slomyencenko, yang sudah berada di Banda Aceh sejak dua hari lalu. “Jadi, Pavel masih trial. Kita masih menunggu kedatangan Reo Nakamura pada posisi yang sama untuk seleksi juga,” kata Sekum Persiraja.

Kita tahu bahwa setiap musim selalu ada pemain dan pelatih yang datang dan pergi dari satu tim ke tim yang lain. Bagi yang baru datang tentu membutuhkan waktu untuk berkenalan hingga saling memahami karakter masingmasing guna mengetahui bagaimana cara menyelesaikan masalah di antara mereka. Berbeda dengan tim-tim lainnya yang akan berlaga di Liga 1, Persiraja yang promosi dari Liga 2 ini seolah harus membangun kembali sebuah tim yang solid dan berkualitas.

Karena itulah, mendatangkan pemain-pemain asing dan pemain lokal bermutu adalah salah satu usaha dari manajemen Persiraja untuk bisa survive bahkan bisa membuat surprise di Liga 1kelak. Dan, kita sangat menantikan kejutan dari pemain asal Brazil dan Inggris di tim Lantak Laju. Sebagai satu-satunya tim dari Pulau Sumatera yang berlaga di liga paling bergengsi tanah air, Persiraja tak boleh sekadar menjadi tim yang hanya “transit” semusim di Liga 1. Persiraja harus menjadi penghuni tetap Liga I. Toh, dalam sejarah sepak bola Indonesia, Persiraja memang termasuk tim papan atas. Pada zaman kompetisi perserikatan sepak bola, kehebatan Persiraja sejajar dengan Persib Bandung, Persija Jakarta, PSM Makassar, PSMS Medan, dan Persipura Jaya Pura.

Persiraja yang petang kemarin mulai berlatih di Banda Aceh, kita harap bisa mempercepat dan mempermudah para pemain beradaptasi satu sama lain, terutama dengan pemain-pemain pendatang baru. Sebab, tujuan utama membangun sebuah tim adalah menciptakan soliditas antar-pemain, pemain dengan pelatih, pelatih dengan manajemen, maupun pemain dengan manajemen. Karena tim membutuhkan kerja sama seluruh elemen untuk mencapai tujuan tim, termasuk suporter.pun berharap Persiraja akan mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat Aceh, termasuk Pemerintah Aceh. Dukungan berbagai pihak sangat penting bagi sebuah tim yang sedang membangun semangat juang dan soliditas guna mencapai impian besar, menjadi yang terbaik di Liga 1.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved