Selasa, 21 April 2026

Jurnalisme Warga

Dari Kawasan Pantang ke Konservasi di Laut Sabang

Diawali prakarsa adanya kawasan pantang yang kemudian diperkuat dengan pengakuan dan penetapan Kementerian Kelautan

Editor: bakri
IST
MUHAMMAD TAUFIK ABDA, Anggota Dewan Pakar Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA), melaporkan dari Kota Sabang 

“Bagi masyarakat luas, baik penduduk setempat maupun yang berkunjung ke Sabang, kalau ada keinginan menangkap atau memancing ikan, penting berkoordinasi dengan panglima laot lhok atau nelayan setempat untuk mengetahui dan memahami adat laot setempat. Sehingga menjadi lebih nyaman dan tidak ada kekhawatiran mendapat sanksi adat karena ada ketentuan adat laot setempat yang terlanggar,” wejang M Ali Arani sambil menutup pembicaraan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved