Berita Aceh Utara

Dua Meja dan Kursi di SDN 14 Lhoksukon Diduga Dibakar

Kejadian itu diketahui Ayu (11) murid asal Desa Teungoh kecamatan setempat dan M Hasan (41) penjaga sekolah asal Desa Buloh.

Dua Meja dan Kursi di SDN 14 Lhoksukon Diduga Dibakar
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
ILUSTRASI -- Gedung sekolah terbakar di Baktiya 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Dua meja dan dua kursi kayu dalam ruangan kelas V SDN 14 Lhoksukon, Aceh Utara yang berada di Desa Buloh Lhoksukon Teungoh Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara pada Sabtu (1/2/2020) ditemukan sudah dibakar.

Polisi memperkirakan kursi dan meja tersebut dibakar sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Kejadian itu diketahui Ayu (11) murid asal Desa Teungoh kecamatan setempat dan M Hasan (41) penjaga sekolah asal Desa Buloh.

“Sekira pukul 07.15 WIB, Ayu hendak masuk ke dalam ruang belajarnya kelas V. Lalu ia melihat di sudut dinding ruangan sudah hitam, bekas terbakar,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Lhoksukon Iptu Yussyah Riandi kepada Serambinews.com, Sabtu (1/2/2020).

Disebutkan, lalu Ayu langsung memberitahukan M Hasan yang penjaga sekolah tersebut.

Saat itu sedang membersihkan halaman sekolah tersebut.

2.027 Mustahik Fakir Uzur Terima Bantuan dari Baitul Mal Aceh, Per Orang Rp 500 Ribu

Tumpukan Sampah Depan SDN 1 dan SDN 6 Bireuen Timbulkan Bau Busuk

Polisi Selidiki Insiden Kebakaran di Kampung Takengon Timur, Dugaan Sementara Sengaja Dibakar

“Hasan langsung menghubungi kepala sekolah Amiruddin untuk melaporkan kejadian tersebut,” kata Kapolsek Lhoksukon.

Kemudian kepala sekolah langsung menuju ke ruangan kelas V. AMiruddin menemukan dua meja dan kursi serta alat karya anak sudah terbakar dan keramik lantai sudut ruangan sudah rusak juga dinding sudut ruangan sudah berwarna hitam akibat pembakaran tersebut.

Atas kejadian tersebu kerugian ditaksir Rp 7 juta, selanjutnya kepala sekolah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lhoksukon untuk proses lebih lanjut.

“Kita sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti,” pungkas Iptu Riandi. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved