Berita Aceh Utara

2 Polisi dan Aparat Desa Diperiksa Untuk Kasus Minyak Oplosan di Lapang

Kemudian, Honda Supra 125 warna hijau hitam Nomor pol BL 5177 QY, dua HP, Satu Dompet, satu buah STNK sepeda motor 125 dan satu STNK Kijang Grand Lux.

2 Polisi dan Aparat Desa Diperiksa Untuk Kasus Minyak Oplosan di Lapang
Foto Dok Polres Aceh Utara
Polsek Tanah Pasir mengamankan minyak oplosan dari sebuah rumah di kawasan Kecamatan Lapang Aceh Utara, Jumat (17/1/2020) malam. Foto Dok Polres Aceh Utara 

Kemudian, Honda Supra 125 warna hijau hitam Nomor pol BL 5177 QY, dua HP, Satu Dompet, satu buah STNK sepeda motor 125 dan satu STNK Kijang Grand Lux.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Dua Polisi bersama dua aparat desa diperiksa Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reskrim Polres Aceh Utara.

Dua polisi ini diperiksa untuk proses penyidikan kasus minyak oplosan yang sebelumnya ditangani Polsek Tanah Pasir.

Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Personel Polsek Tanah Pasir dibantu Pos Polisi Lapang Aceh Utara pada Jumat (17/1) sekira pukul 23.30 WIB menggerebek sebuah rumah di Desa Matang Baroh Kecamatan Lapang, Aceh Utara yang diduga dijadikan tempat oplosan minyak.

Listrik Hidup Mati dari Pagi Hingga Siang, Begini Penjelasan Pihak PLN

Kontroversi Ganja, Profesor dari Aceh Sebut Ganja Bisa Obati 30 Penyakit, Dari Virus hingga Kanker

Ustaz Abdul Somad dan Tu Sop Berjumpa di Kuala Lumpur Malaysia, Serius Bicarakan Dakwah

Barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut ratusan liter minyak oplosan, mobil Toyota Avanza Veloz warna putih Nomor polisi BL 1138 AA.

Kemudian, Honda Supra 125 warna hijau hitam Nomor pol BL 5177 QY, dua HP, Satu Dompet, satu buah STNK sepeda motor 125 dan satu STNK Kijang Grand Lux.

“Polsek Tanah Pasir sudah melimpahkan kasus tersebut ke mapolres setelah tiga hari menanganinya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim AKP Adhitya Pratama kepada Serambinews.com, Senin (3/2/2020).

Disebutkan, saksi yang diperiksa dari aparat desa adalah keuchik dan tuha peut.

Sedangkan dari polisi, adalah personel dari Mapolsek Tanah Pasir yang menggerebek rumah, tempat oplosan minyak pada 17 Januari 2020.

“Dua saksi yang diperiksa dari warga mengaku tidak mengetahui persoalan ada rumah yang dijadikan sebagai tempat pengoplos di desanya,” ujar Kasat Reskrim.

Karena kata AKP Adhitya Pratama, rumah tersebut berada di ujung desa dan jauh dari rumah warga lainnya, selain itu kawasan rumah tersebut juga jarang dilintasi warga selama ini.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved