Berita Banda Aceh
Lima Anggota Baitul Mal Kota Banda Aceh Dilantik, Ini Daftar Nama-namanya
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman melantik melantik ketua dan anggota Baitul Mal Banda Aceh periode 2020-2025, Rabu (5/2/2020).
Penulis: Misran Asri | Editor: Yusmadi
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman melantik melantik ketua dan anggota Baitul Mal Banda Aceh periode 2020-2025, Rabu (5/2/2020).
Bersamaan dengan prosesi pelantikan ketua dan anggota baitul mal yang berlangsung di aula Lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh itu, Wali Kota juga menggukuhkan PAW pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) periode 2018-2022.
Hadir, Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Ketua DPRK Farid Nyak Umar, Sekdako Banda Aceh Bahagia, serta sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda lainnya.
Adapun susunan pengurus baru Baitul Mal Banda Aceh yang baru, yakni Asqalani sebagai ketua merangkap anggota, dan empat anggota lainnya, yakni Abdul Munir, Aisyah M Ali, Muzakkir Hanka, dan Suria Darma.
Sementara pengurus MAA yang dikukuhkan pengesahan PAW-nya, yakni Zainun Muhammad sebagai ketua, Mulyadi Thayib wakil ketua, dan Abi Husaini anggota kaderisasi.
Wali Kota, Aminullah dalam sambutannya menaruh harapan banyak kepada baitul mal yang menurutnya sebagai tulang punggung dalam upaya pemberantasan kemiskinan dan pengangguran.
"Selama ini baitul mal sudah berkontribusi besar dalam memberi perhatian kepada masyarakat miskin, pengangguran, sampai kaum disabilitas, seiring dengan peningkatan penerimaan zakat," kata Aminullah.
Ia pun mengungkapkan dengan pengurus baru, diharapkan dapat membawa semangat baru bagi baitul mal, karena masih banyak potensi zakat maupun infaq yang bisa digali di Banda Aceh.
"Ini tugas utama baitul mal," tegasnya.
Wali Kota Banda Aceh ini menerangkan belum semua instansi, perusahan, BUMN, BUMD, TNI dan Polri, serta masyarakat menyalurkan zakatnya via Baitul Mal Banda Aceh.
“Bahkan, masyarakat di luar Kota Banda Aceh juga bisa diajak berzakat di baitul mal kita,” sebutnya.
Ia merincikan, tahun 2019, total penerimaan zakat via Baitul Mal Banda Aceh mencapai angka Rp 18 miliar.
Dengan angka tersebut bisa membangun 40 sampai 50 rumah duafa. Lalu memberi pelatihan dan modal bagi angkatan kerja, serta membantu ribuan masyarakat kurang mampu pada momen-momen seperti menjelang puasa dan lebaran.
Aminullah pun berharap, penerimaan zakat terus bertambah ke depan. "Dari Rp 18 miliar ini tidak ada istilah turun lagi, tapi justru harus naik dengan potensi-potensi baru tadi. Target tahun ini bisa tembus di atas Rp 20 miliar," harapnya.
• Sekolah Fatih Tawarkan Beasiswa Rp 254.500.000
• Ancam Bunuh Setiap Usai Cabuli Korban, Polisi Ringkus Petani Aceh Besar Ini
• DKPP Berhentikan Ketua dan Anggota KIP Nagan Raya, Ini Kasusnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-kota-banda-aceh-aminullah-usman-melantik-anggota-baitul-mal-banda-aceh.jpg)