Bank Indonesia Dukung Industrialisasi Nilam Aceh
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Zainal Arifin Lubis mengatakan, Bank Indonesia mendukung pengembangan industrialisasi...
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Jalimin
Terkait kerja sama tripartit (Unsyiah, Natgreen, dan Pemkab Bener Meriah) itu, menurut Arifin, BI berkepentingan di akhirnya, di mana pengembangan bisnis nilam benar-benar terealisasi dan menjadi besar di Aceh, tidak hanya di tataran riset atau berhenti di sisi hulunya saja. Tujuannya, supaya dapat diperoleh devisa hasil ekspor yang besar dari nilam sekaligus dapat menekan devisa keluar untuk impor produk substitusinya.
Dengan bertambahnya pasokan devisa tersebut, maka dapat membantu upaya BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. "Nah, ini merupakan tugas bank sentral yang diamanahkan oleh undang-undang," imbuhnya.
Ia tambahkan bahwa setelah sekitar setahun terakhir BI ikut mendukung pengembangan bisnis nilam ini, tampak arah pengembangannya semakin jelas dan tereskalasi ke arah industrialisasi. "Ini perkembangan yang menggembirakan dan pantas kita apresiasi," demikian Zainal Arifin Lubis.(*)
• Bupati Sarkawi, Terima Kasih Aparatur Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah
• Canang Zona Integritas, Ketua DPRK Apresiasi Kapolresta Banda Aceh
• Batas Akhir Sertifikasi Guru PAI 21 Februari, Ini Konsekuensi Jika tidak Disertifikasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bank-indonesia-nilam-aceh.jpg)