Berita Langsa

Malam Ini WH Patroli Antisipasi Perayaan Valentine Day di Kota Langsa, Ada Sanksi Bagi Pelanggar

Kepada pihak perhotelan atau penginapan, cafe, serta tempat hiburan, dan tempat lainnya di daerah ini dilarang memfasilitasi kegiatan Valentine Day.

Malam Ini WH Patroli Antisipasi Perayaan Valentine Day di Kota Langsa, Ada Sanksi Bagi Pelanggar
For Serambinews.com
Aji Usmanuddin memperlihatkan imbauan larangan perayaan Valentine Day. 

Lebih lanjut Aji menjelaskan, kepada pihak perhotelan atau penginapan, cafe, serta tempat hiburan, dan tempat lainnya di daerah ini dilarang memfasilitasi kegiatan Valentine Day.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengeluarkan larangan kepada masyarakat khususnya remaja dan musa mudi, agar tidak merayakan Valentine Day atau hari kasih sayang di tanggal 14 Februari 2020.

Larangan Valentine Day ini tertuang dalam surat imbauan yang dikeluarkan oleh Pemko Langsa ditandangani Wali Kota Langsa, Tgk Usman Absullah SE.

Untuk mengantisipasi perayaan Valanetine Day yang merupakan budaya barat ini, semua petugas WH dan Dinas Syariat Islam akan melakukan patroli.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, Aji Asmanuddin SAg MA, Kamis (13/02/2010), mengimbau, masyarakat menjaga kesucian aqidah dan penguatan pengamalan syariat Islam.

"Maka disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Langsa bahwa Valentine Day bertentangan dengan Syari'at Islam dan budaya Aceh," ujarnya.

 Aji Usmanuddin menambahkan, Walikl Kota Langsa menyerukan kepada kalangan generasi muda, mahasiswa, pelajar, siswa, dan seluruh masyarakat muslim daerah ini agar tidak merayakan hari Valentine Day.

Bayi Kembar Tiga Pulang ke Rumah, Lahir Normal di Klinik dan Sempat Dirujuk ke Rumah Sakit

Karena dalam bentuk apa pun, perayaan Valentine Day sangat bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku di Serambi Mekhah ini, dan itu juga bukan budaya Aceh.

Kemudian, khusus bagi kaum remaja atau muda mudi agar tidak berkumpul atau berduaan berboncengan dengan yang bukan mahramnya yang dapat mengundang khalwat, mesum, zina, dan sebagainya.

"Penegasan tersebut sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Qanun Jinayat," jelas mantan Kepala Diaduk Capil ini.

Lebih lanjut Aji menjelaskan, kepada pihak perhotelan atau penginapan, cafe, serta tempat hiburan, dan tempat lainnya di daerah ini dilarang memfasilitasi kegiatan Valentine Day.

Kepada masyarakat Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah mengingatkan, apabila imbauan ini tidak diindahkan, maka akan ditindak sesuai dengan Qanun Syariat Islam yang berlaku.

"Pada malam ini (Kamis-red), semua petugas Wilayatul Hisbah (WH) dan Dinas Syariat Islam akan melakukan patroli untuk mengantisipasi perayaan Valentine Day yang merupakan budaya barat ini," imbuh Aji Usmanuddin. (*)

Ini Gaji Geuchik dan Sekdes di Kabupaten Aceh Utara Mulai Tahun 2020

Penulis: Zubir
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved